Intip Pesona Candi Ijo, Candi Hindu Peninggalan Kerajaan Mataram Kuno di Sleman

Ide Wisata13 Dilihat


Candi Ijaw di Selamatan merupakan situs bersejarah Hindu dari Kerajaan Mataram Kuno yang menawarkan pesona arsitektur kuno dan pemandangan alam yang menakjubkan.

Harga tiket: 5000 rupee Indonesia, Jam kerja: 06.00-17.00 WIB, Alamat: Jl. Candi Ijaw, Nglengkong, Kecamatan Sambirejo. Prambanan, Kab. Sleman, D.I. Yogyakarta; Map: Periksa lokasi

Tak heran jika Candi Ijo Sleman masih terdengar aneh, karena letaknya di dekat Candi Ratu Boko dan Prambanan, sehingga tempat ini sering dianggap sebagai salah satu dari sekian banyak candi kecil yang ada di Jawa Tengah dan Yogyakarta.

Kawasan ini kaya akan candi-candi yang menjadi saksi keagungan budaya masa lalu, antara lain Candi Borobudur yang dikenal sebagai situs warisan budaya UNESCO, dan masih banyak candi lainnya yang tersebar di wilayah tersebut.

Terletak 425 meter di atas permukaan laut, kawasan Hindu ini menawarkan pengalaman luar biasa dan pemandangan menakjubkan dari salah satu titik tertinggi Yogyakarta.

Dari sini pengunjung dapat menikmati pemandangan luas termasuk kota Yogyakarta, Bandara Adisucipto, Gunung Merapi, serta berbagai candi di sekitarnya.

Atraksi Candi Ijo

Atraksi Candi Ijo
Foto oleh Gilang Singgikh di Google Maps

Memang candi ini bukan satu-satunya candi Hindu dan bukan yang paling megah. Namun wisata religi ini memiliki banyak keunikan tersendiri yang menjadi daya tariknya, berikut beberapa di antaranya:

Periklanan. Gulir untuk melanjutkan membaca.

Sejarah kuil

Dipercaya bahwa candi ini didirikan pada masa Kerajaan Mataram Kuno sekitar abad 10 hingga 11 Masehi seperti yang tercatat dalam prasasti Ipoh.

Candi Ijo Sleman dihiasi dengan berbagai desain dan detail yang menandakan pemujaan terhadap Dewa Siwa dan Dewi Parwati.

Proses pemugaran candi dimulai pada pertengahan tahun 2000-an, dan akhirnya candi dibuka untuk umum pada tahun 2010.

Baca Juga  Pulau Kapuk, Pulau Tersembunyi di Aceh Besar yang Kaya Nilai Sejarah

Karena lokasinya yang dekat dengan bekas kawasan pertambangan Brexi, proses pemugaran candi menghadapi sejumlah kendala. Namun diperkirakan sebagian besar struktur candi berhasil dipugar dan dipugar, terhitung lebih dari 80% dari keseluruhan bangunan.

Struktur candi

Berbeda dengan candi Hindu lainnya yang biasanya menggunakan lapangan luas, Candi Ijo dibangun mengikuti kontur kawasan perbukitan. Terdiri dari 11 teras dengan 17 bangunan, pemandangan dari pura sungguh luar biasa.

Kompleks candi memanjang dari barat ke timur dan mencakup satu candi induk, tiga candi pembantu, dan beberapa candi kecil lainnya. Candi induk terletak di sisi timur kompleks dan berhadapan dengan tiga sub candi yang melambangkan Trimurti Brahma, Wisnu, dan Siwa.

Alamat, lokasi, rute dan biaya masuk

Alamat Candi Ijo
Foto oleh Marztive di Google Maps

Kawasan Wisata Candi Ijaw terletak di Nglengkong, Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta.

Dari pusat kota Yogyakarta, Anda bisa naik angkutan umum menuju Candi Prambanan lalu berpindah ke kendaraan lain menuju ke selatan.

Namun jika waktu Anda terbatas, Anda bisa menyewa mobil atau sepeda motor dan berkendara sendiri ke kuil. Pilihan lainnya adalah menginap di dekat Candi Prambanan atau bahkan kawasan Bandara Adisucipto yang hanya berjarak 4 km dari candi.

Lokasinya yang dekat dengan lapangan terbang menjadi alasannya landasan pacu atau landasan pacu bandara tidak bisa lagi diregangkan.

Biaya masuk ke lokasi kuil hanya Rs. 5000 dan tidak ada perbedaan antara wisatawan asing dan lokal. Kompleks candi juga buka setiap hari mulai jam 6 pagi hingga jam 5 sore.

Namun karena populer sebagai tempat melihat matahari terbenam, Anda akan melihat lonjakan pengunjung menjelang jam tutup Pura.

Kegiatan yang menarik

Acara di Candi Ijo
Foto oleh Erwin Oscar di Google Maps

Anda mungkin sedikit skeptis karena menganggap semua candi itu sama. Namun, ketika Anda mengikuti wisata sejarah ini, Anda akan memahami bahwa setiap candi memiliki sejarahnya masing-masing dan sayang untuk dilewatkan.

Baca Juga  Pantai Ngrumput, Pantai dengan Hamparan Pasir Putih Eksotis di Gunung Kidul

1. Candi induk dan candi pendamping

Berbeda dengan kebanyakan candi lainnya, Candi Ijo Sleman terdiri dari 17 bangunan berbeda. Salah satunya adalah bangunan induk atau candi induk yang berukuran lebih besar dan diapit oleh candi-candi di bagian samping serta beberapa candi pembantu yang lebih kecil.

Di dalam candi induk terdapat arca Linggi Yoni yang merupakan simbol persatuan Dewa Siwa dan istrinya. Selain itu, salah satu candi Pervara menampung patung Nandi, hewan tunggangan Dewa Siwa.

Terdapat relief berbagai tokoh Hindu di dalam dan di luar candi. Termasuk tiga candi pervara yang melambangkan Brahma, Siwa dan Wisnu sebagai Trimurti.

Sayangnya, tidak menutup kemungkinan sebagian besar arca dan bagian penting candi masih tertimbun atau bahkan rusak akibat penambangan.

2. Melihat keindahan Candi Ijo dari atas.

Desain Candi Ijo yang berundak memberikan pemandangan berbeda di setiap tingkatnya. Anda bisa berjalan-jalan di sekitar kompleks candi, mengambil foto dan mencari tempat dengan pemandangan terbaik.

Ingatlah untuk terus melihat kompleks atau level di bawahnya agar selalu terkejut dengan detail tambahan dari perspektif baru.

Jika Anda berdiri di tingkat tertinggi dan melihat ke arah barat, Anda akan melihat kota Yogyakarta dengan sangat jelas. Meski Bandara Adisucipto terlihat jelas, namun Anda tidak akan terganggu dengan suara bising pesawat yang melintas.

3. Matahari terbenam terbaik

Kompleks candi di Bukit Ijo ini menawarkan pemandangan matahari terbenam yang luar biasa. Sebenarnya sudah banyak yang melihatnya matahari terbenam Dari candi bersejarah ini saya berani mengatakan pemandangan yang mereka lihat jauh lebih indah dibandingkan dari Ratu Boko.

Struktur berundaknya juga sangat membantu Anda memilih tempat ingin melihat matahari terbenam.

Baca Juga  Pesona Pantai Sigurgur, Spot Terbaik Menikmati Panorama Lautan Sembari Kulineran di Samosir

Di setiap level, Anda dapat melihat adegan akhir yang berbeda. Tentunya jika ingin melihat matahari terbenam lebih lama, Anda harus berada di titik tertinggi.

Fasilitas yang tersedia di kawasan wisata

Struktur Candi Ijo
Foto oleh Bikin Sumura di Google Maps

Sama seperti kebanyakan candi atau tempat wisata kuno, fasilitas di candi ini cukup mendasar. Pemerintah menyediakan tempat parkir yang cukup luas, serta toilet umum.

Untuk mengisi perut, banyak terdapat warung di pinggir jalan. Anda juga bisa membawa bahan makanan dari rumah, asalkan membawa kemasan kosong dan membuangnya ke tempat sampah.

Jika Anda sering berwisata budaya di Yogyakarta dan sekitarnya, candi unik ini bisa menjadi daya tarik wisata tambahan.

Sangat memungkinkan bagi Anda untuk mengawali hari dengan menyaksikan matahari terbit di Borobudur dan mengakhirinya dengan matahari terbenam di kawasan wisata Candi Ijo.


databaru.my.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *