Bukit Candi Lawang Saketeng, Objek Wisata Alam Hits di Majalengka

Ide Wisata71 Dilihat


Bukit Pura Lawang Saketeng yang merupakan objek wisata alam populer di Mahalengka ini memiliki hamparan terasering yang memukau sehingga memberikan pemandangan yang memukau bagi pengunjungnya.

Harga tiket: 5000 rupee Indonesia, Jam kerja: 07.00–16.30 WIB, Alamat: Sukasari Kaler, Kecamatan. Argapura, Kab. Mahalengka, Jawa Barat; Map: Periksa lokasi

Jawa Barat merupakan salah satu provinsi dengan tempat-tempat indah yang pastinya patut untuk dikunjungi. Beberapa destinasi wisata di Mahalengka tersebar di beberapa wilayah Jawa Barat.

Salah satu kota yang menawarkan banyak tempat indah adalah Mhalengka. Ada banyak tempat menarik untuk dikunjungi, seperti Bukit Candi Lawang Saketeng.

Kondisi alam Mahalengka menjadikannya salah satu kota di Jawa Barat yang memiliki banyak pemandangan menarik yang bisa dijadikan objek wisata. Salah satunya ada di bukit ini. Bukit yang menyuguhkan suasana alam asri khas perbukitan asri berpadu dengan hijaunya pepohonan dan rerumputan.

Tempat ini patut menjadi salah satu tempat yang dikunjungi karena wisatawan tidak hanya sekedar memamerkan keindahan alamnya tetapi juga bisa menikmati momen berfoto karena banyak tempat indah yang bisa diabadikan sendiri maupun bersama orang tercinta.

Objek Wisata Bukit Candi Lawang Saketeng

Atraksi Bukit Candi Lawang
Foto oleh Yayan Sofyan di Google Maps

1. Panorama bukit

Daya tarik utama dari bukit Pura Lawang Saketeng adalah panorama yang terbentang darinya. Setelah sampai di puncak bukit, wisatawan dapat menyaksikan keindahan bukit yang dikelilingi terasering dan perbukitan hijau lainnya. Bukit-bukit ini ditumbuhi beberapa pohon dan rerumputan.

Periklanan. Gulir untuk melanjutkan membaca.

Angin sepoi-sepoi dan udara sejuk yang meresap ke dalam tubuh menambah nikmatnya perjalanan. Wisatawan juga bisa mengabadikan suasana ini: banyak wisatawan terlihat berfoto di atas bukit dengan pemandangan hijau.

Selain perbukitan, langit kebiruan turut menunjang keindahan perbukitan. Langit biru dan awan putih sangat cocok terutama bagi yang ingin berfoto. Namun saat cuaca mendung, tidak disarankan untuk mendaki bukit tersebut karena tidak ada tempat untuk berteduh, apalagi di jalan yang mungkin licin.

2. Teras

Saat mendaki bukit, Anda akan melihat hamparan terasering hijau. Uniknya, teras ini terlihat seperti sawah, namun sayangnya tanaman yang ditanam adalah sayur mayur dan bawang merah yang ditanam oleh petani. Menurut warga setempat, dulunya tempat ini merupakan perkebunan berbagai jenis sayuran.

Baca Juga  Wisata Alam Wai Tiddo, Pemandian Alami dengan Sumber Mata Air Abadi di Luwu

Uniknya, tanahnya memiliki kemiringan dan ketinggian yang unik, serta panorama yang bertingkat-tingkat menjadi daya tarik tersendiri. Hamparan teras hijau ini menciptakan pola memanjang dengan lika-liku pada ruang yang sangat luas, menciptakan keindahan dan kesejukan bagi mata.

Anda juga bisa mengunjungi teras dengan melangkah di pinggir teras. Namun perlu berhati-hati dan selalu menjaga kebersihan di tempat wisata agar tetap bersih dan mudah untuk dikunjungi.

3. Saung Kayu

Terdapat sebuah gubuk kayu unik di bukit Pura Lawang Saketeng. Gubuk ini khusus dibangun untuk wisatawan yang ingin berfoto. Berbeda dengan sauna lainnya, sauna kayu berbentuk segitiga sama kaki dengan ujung yang lancip. Gubuk kayu tersebut terletak tepat di seberang teras.

Jika Anda berkunjung ke bukit tersebut, pastikan untuk mengambil foto gubuk kayu ini karena merupakan salah satu ikon terbaik di Bukit Pura Lawang Saketeng. Gubuk kayu ini terbuat dari kayu berwarna kecoklatan dengan sekat sekitar 2 cm pada setiap papan kayunya. Kapasitasnya mampu menampung sekitar 4 wisatawan.

Banyaknya antusias pengunjung yang datang ke Bukit Pura Lawang Saketeng menjadikan gubuk ini menjadi pusat perhatian. Jika ramai, Anda harus bersabar dan mengantri untuk mengambil foto di gubuk kayu ini.

4. Puncak Bukit

Begitu sampai di puncak bukit, Anda akan melihat sebuah tangga yang di ujungnya terdapat area yang sangat luas untuk berfoto atau bersantai.

Tempat ini dilapisi dengan kayu dengan pegangan di setiap ujungnya. Dari sini wisatawan bisa melihat perbukitan di segala penjuru, perbukitan hijau, terasering, dan langit biru.

Alamat dan rute menuju lokasi

Alamat: Bukit Kandy Lawang
Foto Lung Wen di Google Maps

Bukit yang mewakili keindahan ini terletak di Desa Sukasari Kaler, Kecamatan Argapura, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Lokasinya yang berada di atas bukit mudah ditemukan karena sangat nyaman baik bagi pengendara sepeda motor maupun mobil.

Waktu tempuh dari kota Makhalengka menuju bukit ini memakan waktu sekitar 60 menit, jarak dari pusat kota sekitar 23 kilometer. Jalan yang berkelok-kelok dan sempit membuat wisatawan lebih berhati-hati dalam menggunakan kendaraannya.

Bukit ini tidak dapat diakses dengan transportasi umum, jadi Anda harus menggunakan mobil sendiri. Disarankan menggunakan sepeda motor karena jalannya sangat sempit dan hanya bisa menampung 1 mobil. Jika Anda ingin mengendarai mobil, diperlukan keahlian khusus.

Baca Juga  Air Terjun Yeh Hoo, Air Terjun Menawan dengan Budaya & Tradisi Subak di Tabanan

Selama berwisata ke Bukit Candi Lawang Saketeng, Anda akan disuguhi pemandangan hijau di sisi kanan dan kirinya. Ada pepohonan dan rumput. Selain itu, Anda juga bisa melihat berbagai jenis bukit di bidang pandang, mulai dari yang kecil, sedang, hingga agak besar.

Wisatawan asing disarankan untuk tetap menggunakan aplikasi Google Maps sebagai panduan agar tidak tersesat akibat perjalanan yang berkelok-kelok. Selain itu, disarankan juga untuk sarapan terlebih dahulu dan menjaga kebersihan seperti masker dan hand sanitizer.

Biaya masuk dan jam buka

Wisata bukit yang mempesona ini sangat hemat di dompet. Apalagi bagi Anda yang ingin berwisata namun tidak ingin mengeluarkan banyak uang. Salah satu poin utamanya adalah mengunjungi Bukit Candi Lawang Saketeng. Tiket masuk yang ditawarkan kepada wisatawan hanya dibanderol Rp 5.000 per orang.

Sedangkan untuk biaya parkirnya, harga mobil Rp 5.000 dan sepeda motor sekitar Rp 3.000. Terdapat tempat parkir yang sangat luas untuk mobil dan motor di bukit ini.

Sedangkan sesuai jam operasionalnya, Bukit Candi Lawang Saketeng dibuka pada hari Senin hingga Minggu mulai pukul 07.00 waktu setempat hingga pukul 16.30 sore.

Waktu terbaik untuk mengunjungi bukit ini adalah pada pagi atau sore hari karena pada saat ini bukit memiliki suasana yang lebih asri dan angin sepoi-sepoi bertiup.

Kegiatan yang menarik

Harga Tiket Bukit Candi Lawang
Foto oleh perwakilan resmi Pemandangan Majalengka di Instagram

Video foto

Liburanmu tak akan lengkap jika lupa mengabadikannya dengan kenangan dalam sebuah foto. Objek wisata alam yang indah ini menjadi salah satu tempat yang menghadirkan kembali banyak kenangan menarik dalam potret. Terdapat beberapa spot foto menarik seperti gubuk kayu, serta beberapa area dengan rerumputan dan pepohonan hijau.

Fotografi gratis di semua tempat wisata. Naik beberapa tempat secara gratis. Apalagi jika Anda sedang membawa rombongan keluarga, berfoto-foto menarik bersama keluarga saat berwisata merupakan sebuah momen yang jarang sekali dilakukan, apalagi berfoto merupakan salah satu cara untuk mengenang peristiwa yang sering terlupakan.

Santai

Aktivitas menarik lainnya adalah bersantai. Ada beberapa tempat yang bisa dijadikan jalur istirahat untuk melepas penat, seperti gazebo yang disediakan di pinggir jalan saat mendaki bukit. Wisatawan bisa bersantai sambil duduk menikmati suasana.

Baca Juga  Air Terjun Efrata, Surga Alam Tersembunyi Nan Eksotis di Samosir

Saat Anda duduk, hal pertama yang Anda lihat adalah hamparan teras hijau berbentuk tangga yang ditata dengan sangat indah. Selain itu terdapat perbukitan hijau dengan pepohonan khas berbukit.

Wisata alam dengan suasana dan udara khas pedesaan yang asri dan alami ini mampu menyejukkan mata dan pikiran terutama menghilangkan penat.

Jalan pintas

Anda bisa melakukan hal lain, seperti berjalan-jalan. Jika Anda bosan hanya duduk dan bersantai, maka yang terpenting adalah berjalan-jalan. Wisatawan bisa dikelilingi perbukitan. Mendaki bukit dan rasakan sensasi berbeda. Beberapa teras ini juga bisa dilalui, namun tentunya perlu hati-hati dan waspada.

Waktu terbaik untuk mendaki gunung adalah pagi dan sore hari. Dua waktu terbaik tersebut adalah karena Anda akan merasakan sensasi alam yang lebih indah, dan semilir angin yang sepoi-sepoi akan menambah keindahan bukit tersebut. Anda juga bisa menyaksikan berbagai warna langit yang seolah menambah keindahan bukit saat itu.

Fasilitas yang tersedia di kawasan wisata

Bangunan Candi Lawang
Foto oleh Kang Benrus di Google Maps

Selama menempuh perjalanan melewati bukit, hal pertama yang akan Anda dapatkan tentunya adalah suasana keindahan dari bukit itu sendiri, namun selain itu masih ada fasilitas umum lainnya yang dapat menunjang kenyamanan Anda saat berkunjung ke Bukit Pura Lawang Saketeng.

Salah satu fasilitas umum tersebut adalah lahan parkir yang luas, cukup untuk sepeda motor dan mobil, serta petugas yang bertugas. Selain itu, terdapat toilet untuk pria dan wanita.

Beberapa tempat terdapat gazebo atau tempat duduk-duduk jika lelah berjalan mendaki bukit, dan ada juga beberapa spot cantik yang bisa dijadikan spot foto yang bagus.

Selain itu, terdapat beberapa warung lokal yang menyajikan makanan dan minuman ringan yang cocok untuk menghilangkan rasa lapar dan haus Anda. Ada juga beberapa penjualan khas bukit, seperti hasil panen.

Bukit Pura Lawang Saketeng merupakan salah satu bukit yang menawarkan pemandangan indah yang wajib untuk dilihat. Perbukitan hijau dan terasering berkelok-kelok menambah keindahan, sedangkan suasana sejuk dan angin sepoi-sepoi menambah kenyamanan liburan Anda.




databaru.my.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *