Museum Manusia Purba Gilimanuk, Tempat Terbaik untuk Mempelajari Kehidupan Prasejarah di Jembrana

Ide Wisata14 Dilihat


Museum Manusia Purba Gilimanuk di Jembrana menawarkan pengalaman kehidupan prasejarah yang mendalam melalui koleksi fosil dan artefaknya yang unik.

Harga tiket: Gratis, Jam kerja: 08.00-16.00 VITA, Alamat: Jl. Rajawali, Kecamatan Gilimanuk. Melaya, Kab. Jembrana, Bali; Map: Periksa lokasi

Bagi yang bosan dengan pemandangan alam yang biasa ditemui dalam perjalanan wisata, Museum Manusia Purba Gilimanuk menjadi pilihan yang menarik. Tempat ini jauh dari kata indah, dan tidak ada atraksi di dalamnya. Namun, setiap pengunjung yang datang ke sini pasti mendapat pelajaran yang sangat berharga tentang peradaban masa lalu.

Banyak hal yang perlu diperhatikan ketika berkunjung ke tempat wisata Jembrana. Tanpa tujuan utama, kita tidak bisa langsung menentukan lokasinya. Jika Anda ingin rehat sejenak dari kehidupan sehari-hari, sebaiknya Anda pergi wisata alam. Namun, jika Anda ingin mengenyam pendidikan, museum adalah pilihan yang tepat.

Sesuai dengan namanya, museum merupakan tempat pelestarian karya seni dan artefak bernilai sejarah. Museum Purbakala dapat diartikan sebagai tempat menyimpan peninggalan-peninggalan sejarah, termasuk fosil-fosil yang ditemukan di kawasan sekitar. Objek wisata ini terletak di Bali yaitu di Desa Gilimanuk Kabupaten Jembrana.

Sejarah Museum Manusia Purba Gilimanuk

Sejarah Museum Manusia Purba Gilimanuk
Foto oleh Harry Gunawan di Google Maps

Terbentuknya Museum Manusia Purba Gilimanuk di Jembrana diawali dengan ditemukannya banyak fosil atau kerangka di sekitar Bali. Di Jembrana banyak ditemukan tulang-tulang manusia purba yang dapat dijadikan bahan penelitian. Masing-masing artefak tersebut memiliki keunikan dan nilai sejarah yang sangat tinggi.

Perintisannya dimulai pada tahun 1963, kemudian penggagasnya adalah Prof. Dr.RP Soejono. Setelah itu perkembangannya terus berlanjut dan saat ini menjadi museum yang bisa dikunjungi wisatawan. Dengan bantuan Pemerintah Kabupaten Jembrana, Pusat Penelitian dan Pengembangan Arkeologi Nasional Jakarta dan Balai Arkeologi Denpasar.

Periklanan. Gulir untuk melanjutkan membaca.

Akhirnya Museum Manusia Purba dibuka pada tahun 1990. Lokasinya yang luas semakin menunjang museum ini, yakni sekitar 20 hektar. Ada beberapa lantai untuk dikunjungi, masing-masing berisi koleksi artefak, fosil, dan barang-barang lain yang berkaitan dengan peradaban kuno.

Baca Juga  Pantai Nglambor, Wisata Pantai yang Menawan di Gunung Kidul Jogja

Koleksi Museum Manusia Purba Gilimanuk

Koleksi Museum Manusia Purba Gilimanuk
Foto Pr di Google Maps

Museum ini menyimpan banyak artefak, fosil, dan peninggalan yang memberikan wawasan tentang evolusi manusia dan kehidupan purba. Dari sisa-sisa kerangka hingga artefak batu dan berbagai peralatan tradisional, koleksi ini menawarkan pandangan holistik tentang bagaimana masyarakat prasejarah hidup, bertahan hidup, dan berevolusi.

Salah satu daya tarik wisata edukasi ini adalah koleksi artefak batu yang ditemukan di dekatnya. Batu-batu ini bukan sekadar benda mati, tapi juga menceritakan kisah panjang tentang kecerdasan dan kemampuan orang-orang zaman dahulu. Alat-alat pertanian, senjata dan peralatan lainnya merupakan bukti pendapat tersebut.

Fosil manusia purba juga menjadi daya tarik museum ini. Melalui rangkaian fosil tersebut, pengunjung dapat melihat peristiwa dan perubahan yang terjadi dari masa ke masa dalam evolusi manusia. Berbagai jenis fosil seperti tengkorak, tulang belulang dan sisa-sisa manusia purba lainnya dipajang dan terpelihara dengan baik.

Setidaknya Museum Manusia Purba Gilimanuk Jembrana memiliki ratusan fosil yang ditemukan. Fosil tersebut antara lain kerangka orang dewasa dan anak-anak. Menariknya, fosil ini ditemukan terkubur di lubang yang sama dengan barang kuburan lainnya. Sementara barang lain yang ditemukan antara lain Tajak, gelang, cincin, periuk dan lain-lain.

Tak hanya itu, wisatawan juga bisa melihat fosil-fosil hewan yang bentuknya masih terpelihara hingga saat ini. Kita berbicara tentang kelelawar, babi, anjing, unggas dan beberapa lainnya. Untuk menyajikan gambaran masa lalu yang gamblang, manajemen memproduksi replika peralatan rumah tangga dari waktu ke waktu.

Alamat, lokasi, rute dan biaya masuk

Alamat Museum Manusia Purba Gilimanuk
Foto oleh Laszlo Wagner di Google Maps

Tidak sulit untuk mengunjungi Museum Manusia Purba Gilimanuk, meski perjalanan yang ditempuh cukup jauh. Hal ini dikarenakan lokasinya yang cukup jauh dari pusat kota, namun akses jalan sudah memadai. Jika Anda berangkat dari pusat kota atau State Town Square, jarak yang harus Anda tempuh sekitar 33 kilometer.

Baca Juga  Pantai Watu Lawang, Pantai dengan Pemandangan yang Eksotis di Gunung Kidul

Dengan kondisi jalan yang baik dan akses yang mudah, jarak tersebut dapat ditempuh hanya dalam waktu 45 menit. Tentunya menggunakan kendaraan bermotor dengan kecepatan sedang. Meski bisa ditempuh dengan kendaraan umum, namun lebih baik menggunakan mobil pribadi. Ini akan menghemat lebih banyak uang dan waktu.

Secara administratif Museum Manusia Prasejarah terletak di Desa Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Bali Barat. Dengan asumsi Anda saat ini berada di pusat kota, pergilah ke Jalan Raya Denpasar – Gilimanuk. Lanjutkan perjalanan hingga menemukan Pasar Melaya yang terletak di sebelah pusat kesehatan.

Landmark berikutnya adalah Monumen Operasi Lintas Laut Jawa-Bali yang terletak sekitar 11 kilometer dari Pasar Melaya. Dari titik ini lanjutkan kurang lebih 3 kilometer, setelah Masjid Raya Al Mubarok akan menemukan pertigaan. Silakan belok kanan menuju Jalan Rajawali, objek wisata ini berjarak kurang lebih 500 meter.

Museum Manusia Purba Gilimanuk di Jembrana tidak menetapkan tarif masuk bagi wisatawan yang berkunjung. Artinya Anda bisa masuk tanpa harus membayar biaya wajib. Cukup isi kolom amal yang disediakan pengelola sebanyak-banyaknya. Mengenai jam buka, silakan datang setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 16.00 waktu setempat.

Kegiatan yang menarik

Acara Menarik Museum Manusia Purba Gilimanuk
Foto Pr di Google Maps

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, tidak ada keindahan alam atau atraksi menarik di sini. Namun bukan berarti tidak ada kegiatan yang menarik. Banyak hal menarik yang bisa kamu lakukan di sini. Informasi selengkapnya dapat dilihat pada pembahasan yang telah kami siapkan di bawah ini!

1. Mempelajari kehidupan prasejarah

Museum Manusia Purba Gilimanuk merupakan tempat yang sangat cocok untuk mempelajari kehidupan prasejarah. Bagaimana tidak, karena di sini banyak hal yang berhubungan dengan zaman dahulu. Hal ini terbukti pada seluruh koleksi yang dihadirkan. Tentu saja, Anda tidak hanya melihatnya saja, tetapi Anda juga bisa mengetahuinya.

Baca Juga  Pantai Mbuluk, Pantai Indah dengan Batu Karang & Tebing Eksotis di Gunung Kidul

Hal ini tidak mudah, sehingga setiap koleksi yang disajikan disertai dengan informasi. Anda dapat membaca tentang koleksi mana yang sedang kita bicarakan di deskripsi. Bila perlu bisa langsung menghubungi petugasnya. Biasanya di setiap ruangan terdapat beberapa petugas yang siap menjawab pertanyaan wisatawan.

2. Jelajahi koleksi Museum Manusia Purba Gilimanuk.

Koleksi Museum Manusia Purba Gilimanuk sangat beragam dan tentunya berkaitan dengan fosil, artefak dan benda-benda purbakala yang telah ditemukan. Sebagai pengunjung, Anda bisa melihat semua koleksinya tanpa terkecuali. Setiap koleksinya dikemas dengan sangat indah, ada yang ditempatkan di etalase, ada pula yang dipajang di dinding.

Setiap koleksinya dilengkapi penjelasan sehingga memudahkan wisatawan mengetahui informasi lebih detail. Banyak fosil yang kerangkanya masih utuh kemudian direkonstruksi menyerupai bentuk aslinya. Koleksi lain yang bisa dilihat antara lain furnitur, perhiasan antik, dan artefak lainnya.

3. Tonton film dokumenter

Hal seru berikutnya yang bisa dilakukan saat berkunjung ke Museum Manusia Purba Gilimanuk Jembrana adalah menonton film. Bukan sekedar film, tapi film yang berhubungan dengan museum itu sendiri. Dari waktu ke waktu Anda mungkin melihat dokumentasi kehidupan prasejarah. Sayangnya film tidak ditayangkan setiap hari, jadi hanya jika Anda beruntung.

Fasilitas yang tersedia di kawasan wisata

Museum Manusia Purba Gilimanuk
Foto oleh Laszlo Wagner di Google Maps

Kunjungan ke museum di Bali ini tidak dipungut biaya, namun kesempatan yang diberikan cukup lengkap. Mulai dari tempat parkir yang luas, bisa Anda temukan di sini. Tersedia juga toilet bersih, musala untuk beribadah dan warung makan. Jika Anda datang dari jauh, ada banyak pilihan akomodasi: hotel atau homestay.

Dengan koleksinya yang kaya, museum ini memberikan kesempatan kepada pengunjung untuk menemukan dan mempelajari warisan masa lalu. Museum Manusia Purba Gilimanuk tidak hanya menjadi tempat melihat artefak dan fosil purbakala, namun juga menjadi jendela kehidupan dan peradaban manusia prasejarah.


databaru.my.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *