Grojogan Watu Purbo, Pesona Air Terjun dengan Panorama Memukau di Sleman

Ide Wisata115 Dilihat


Groyogan Watu Purbo di Sleman menampilkan pesona air terjun yang memukau dengan keunikan formasi batuan disekitarnya sehingga menciptakan panorama alam yang menakjubkan.

Harga tiket: 5000 rupee Indonesia, Jam kerja: 07.00–17.00 WIB, Alamat: Bangunrejo, Merdicorejo, Dist. Tempel, Kab. Sleman, D.I. Yogyakarta; Map: Periksa lokasi

Tempat wisata berupa air terjun terus menjadi favorit para pelancong nusantara, salah satunya Groyogan Watu Purbo. Meski baru dibuka pada tahun 2020, wisatawan mengunjungi landmark Sleman ini setiap hari. Saat ini jumlahnya tidak banyak, namun diperkirakan suatu saat akan semakin ramai dan padat.

Tak heran prediksi ini muncul, keindahan yang dihadirkan memang tak terbantahkan. Apalagi sekarang ini adalah era digital dimana berita apapun bisa tersebar dengan mudah. Wisatawan yang datang lebih dulu tentu akan mengabadikan momen tersebut dengan foto atau video.

Mereka pun memamerkannya di media sosial agar banyak pengguna lain yang bisa melihatnya. Hal ini yang nantinya menjadi salah satu faktor meningkatnya jumlah wisatawan yang berbondong-bondong ke tempat ini. Meski merupakan air terjun buatan, namun keindahannya tidak kalah dengan air terjun alami. Apalagi banyak hal unik dan hal lain yang membuatnya menarik.

➥ Cek promosi hotel di Sleman

Objek Wisata Grojogan Vatu Purbo

Shutterstock Objek Wisata Grojogan Vatu Purbo
Foto oleh Setyobudiu di Shutterstock

Groyogan Vatu Purbo merupakan objek wisata alam berupa air terjun. Grojogan sendiri artinya air terjun atau curug. Sedangkan Vatu Purbo merupakan batu purbakala yang menjadi bahan utama pembuatannya. Sebelum memutuskan untuk berkunjung, ada baiknya kita mencermati tempat wisata berikut ini!

Periklanan. Gulir untuk melanjutkan membaca.

Sejarah Singkat Grojogan Vatu Purbo

Pada tahun 1975, pembangunan air terjun buatan dimulai. Padahal, fungsi utama kompleks tersebut bukan sebagai objek wisata, melainkan untuk mencegah erupsi Gunung Merapi. Saat gunung teraktif di Indonesia ini meletus, aliran lahar membanjiri wilayah sekitarnya dan kemudian menuju ke desa-desa.

Tujuan utamanya adalah sebagai bendungan untuk menampung dan mencegah lahar dingin membanjiri wilayah sekitarnya. Faktanya, fitur ini sedikit terlewatkan, dan seiring berjalannya waktu, Grojogan Watu Purbo berubah menjadi bendungan biasa. Hingga tahun 2017, Kelompok Sadar Wisata atau Pokdarwis berinisiatif mengkaji potensi wisata di sana.

Usulan tersebut kemudian disetujui oleh pemerintah daerah setempat. Tepat pada tahun 2020 ini, bendungan dengan bangunan menawan ini akhirnya diresmikan sebagai salah satu tempat wisata alam Jogja. Pelantikan dilakukan oleh Bupati Sleman yang saat itu berkuasa didampingi Ketua DPRD Sleman tepatnya pada 21 September.

Desain Grojogan Vatu Purbo yang menawan

Karena air terjun ini buatan, bukan berarti desainnya biasa saja. Bahkan beberapa wisatawan yang mengunjunginya mengatakan bahwa Groyogan Vatu Purbo Sleman memiliki desain yang istimewa dan luar biasa. Terdapat 6 anak tangga ukuran lebar. Setiap anak tangga memiliki ketinggian 3 hingga 6 meter.

Baca Juga  Pantai Drini, Objek Wisata Pantai Nan Eksotis di Gunung Kidul

Aliran air menyebabkan anak tangga tersebut membentuk tirai lebar berwarna putih yang indah. Konsumsi air sangat tinggi pada musim hujan dan akan berkurang sekitar 60 persen pada musim kemarau panjang. Air yang mengalir melalui Grojogan berasal dari sungai Bebeng dan Krasak yang terkenal dengan airnya yang bersih dan menyegarkan.

➥ Cek tiket Merapi Lava Jeep Tour (Batu Alien, Bunker Kaliadem dan lain-lain)

Formasi batuan unik di sekitar air terjun

Keindahan Groyogan Vatu Purbo Sleman semakin lengkap berkat keunikan formasi batuan yang tersebar di beberapa titik. Penempatannya yang tidak rata dan ukurannya yang bervariasi menambah eksotisme air terjun buatan ini. Biasanya pengunjung memanfaatkan batu ini sebagai batu loncatan untuk berfoto selfie.

Menurut warga sekitar, batu ini sudah tergeletak di sini sejak pembangunan bendungan. Menurut penelitian, batu tersebut berasal dari perut Gunung Merapi yang terbentuk akibat letusan pertama. Aliran air yang melewati bebatuan tersebut pada akhirnya harus terbelah, yang justru membuat keseluruhan air terjun semakin indah.

Pemandangan indah alam sekitar

Di sekitar Grojogan Watu Purbo terlihat rerumputan hijau, semak belukar dan tanaman yang tumbuh subur. Hampir setiap langkah ada pemandangan yang sama dengan suasana yang indah. Setiap tahapan memiliki langkah-langkah yang digunakan pengunjung untuk mengakses setiap bagian.

Persawahan warga juga turut menciptakan suasana hijau asri di sekitar air terjun. Di puncak anak tangga, pengunjung disuguhkan panorama yang benar-benar berbeda, yakni megahnya Gunung Merapi dan Gunung Merbabu yang berdiri kokoh. Sesaat kedua gunung tersebut diselimuti kabut tipis sehingga semakin eksotis.

Saat berada di anak tangga paling bawah, sesaat sebelum air mengalir ke kolam, pengunjung bisa bermain air sepuasnya. Anda tidak perlu khawatir akan bahaya karena air di kolam ini sangat dangkal. Suara gemuruh air terjun yang mengalir menuruni setiap anak tangganya membuat pemandangan semakin lengkap dan sempurna.

Udara sejuk tanpa polusi

Kondisi alam Groyogan Watu Purbo masih tergolong alami meski dikatakan merupakan air terjun buatan. Tanaman di sekitarnya tumbuh tanpa ragu. Ada pohon yang tinggi, ada yang semak, dan ada pula yang beralaskan rumput. Sejuk dan asri, itulah kesan yang didapat saat datang ke lokasi.

Saat musim hujan, tanaman terlihat hijau menyegarkan dalam kondisi alam yang sejuk. Meski ada beberapa kendaraan yang lewat, hal ini belum tentu menimbulkan polusi udara. Lokasinya yang jauh dari perkotaan dan industri membuat udara menjadi lebih sejuk dan ramah lingkungan.

Baca Juga  Pantai Watu Lawang, Pantai dengan Pemandangan yang Eksotis di Gunung Kidul

➥ Tur satu hari ke Lava Merapi, Candi Plaosan, dan Batu Brexi

Alamat dan rute menuju lokasi

Shutterstock Alamat Grojogan Vatu Purbo
Foto oleh Bagussatria di Shutterstock

Grojogan Watu Purbo terletak di Bangunrejo, Desa Merdikorejo, Kecamatan Tempel, Kabupaten Sleman, Kabupaten Yogyakarta. Tempatnya sangat mudah ditemukan, dengan akses jalan yang cukup baik. Jarak dari pusat kota Jogja tidak terlalu jauh, hanya 22 kilometer, waktu tempuh dengan kendaraan bermotor sekitar 50 menit.

Rutenya sendiri tidak dipungut biaya, namun disarankan untuk melintasi Ring Road Utara jika Anda datang dari Jogja atau pusat Malioboro. Di Jalan Lingkar Utara, lanjutkan hingga kilometer ke-10. Kemudian berkendara ke titik berikutnya di Jalan Raya Jogya – Magelang.

Jika sampai di titik ini, jarak dari objek wisata hanya sekitar 3 kilometer dan memakan waktu tidak lebih dari 10 menit. Gunakan rambu-rambu jalan agar tidak tersesat. Anda juga dapat menggunakan aplikasi Google Maps dengan memasukkan lokasi utama yang Anda tuju di kolom pencarian.

Biaya masuk dan jam buka

Sebagian orang mungkin menganggap keindahan yang ditawarkan Groyogan Vatu Purbo harus dibayar mahal. Padahal tidak demikian, setiap wisatawan yang datang bisa masuk secara gratis tanpa harus membayar tiket. Hingga saat ini air terjun di Sleman ini masih gratis, kemungkinan suatu saat Anda diharuskan membayar tiket masuk.

Namun pengunjung yang datang tetap diwajibkan membayar tiket jika datang dengan kendaraan pribadi. Tidak mahal, sepeda hanya seharga 2.000 rupee dan sepeda motor seharga 5.000 rupee. Bagi yang datang dengan mobil, tarif biaya parkir yang berlaku hanya INR 10.000. Kemudian untuk minibus dan bus besar masing-masing sebesar Rp 30.000 dan 50.000.

Tempat wisata cantik ini buka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 18.00, datang kapan saja. Sebagai saran, usahakan datang pada pagi hari jika ingin udara sejuk dihiasi embun pagi. Bagi yang ingin menikmati matahari terbenam, ada baiknya datang pada sore hari.

Kegiatan yang menarik

Kegiatan Shutterstock Grojogan Watu Purbo
Foto oleh Mardia di Shutterstock

Groyogan Vatu Purbo tidak hanya menawarkan keindahan dan keindahan alam, namun juga segudang aktivitas menarik. Sama seperti air terjun alami di tempat lain, aktivitas berikut ini pastinya bakal menambah suasana liburan!

1. Memancing santai menguji kesabaran Anda.

Hobi: memancing? Tempat wisata ini tidak hanya terkenal karena keindahannya, namun juga serunya memancing. Ada tempat khusus untuk hal ini, Anda hanya perlu membawa alat pancing dan umpan dari rumah. Sembari menunggu umpan disantap ikan sambil melihat-lihat setiap sudut lokasi tentunya menarik untuk menikmati keindahan alam sekitar.

2. Menghilangkan rasa penat dengan suguhan alami

Menghilangkan kepenatan dengan berlibur ke Groyogan Vatu Purbo menjadi salah satu pilihan yang tepat. Tentu kita semua tahu bahwa tujuan liburan bukan sekedar mengisi waktu luang saja, tapi juga menyegarkan pikiran yang penat. Sajian alam yang indah membuat Anda berpikir sejenak, aktivitas sehari-hari yang terkadang membuat Anda bingung.

Baca Juga  Curug Cisarua, Pesona Air Terjun Indah Nan Eksotis di Garut

3. Asyiknya bermain air

Sayang sekali karena Anda tidak bisa berenang di air terjun buatan ini. Namun jangan khawatir, Anda juga bisa bermain air. Kolam dangkal yang hanya setinggi betis orang dewasa membuat permainan air sangat cocok. Apalagi airnya menyegarkan karena berasal langsung dari dua sungai berbeda.

Tak hanya di kolam Grojogan Watu Purbo, Anda juga bisa bermain air di setiap langkah air terjun. Setiap anak tangga memiliki formasi batuan berbentuk tidak beraturan yang dapat digunakan sebagai penyangga. Namun pastikan dulu aliran airnya tidak terlalu deras dan tidak menimbulkan bahaya.

4. Bersepeda santai

Bagi Anda yang gemar bersepeda, tempat wisata ini cocok dijadikan jalur setapak. Banyak wisatawan datang dari berbagai penjuru dengan sepeda kayuh yang dilengkapi helm dan pakaian pelindung. Meski hanya berhenti sejenak, namun tenaga mereka kembali berenergi karena kesejukan dan keindahan alam yang tersaji di hadapan mereka.

5. Menunggu matahari terbenam di puncak tangga.

Dari 6 panggung Grojogan Vatu Purbo yang dihadirkan, tidak dapat dipungkiri bahwa panggung tertinggi memiliki keindahan yang paling sempurna. Tak hanya gunung Merapi dan Merbabu yang terlihat, keindahan matahari terbenam juga terlihat. Matahari terbenam di tempat ini tampak mempesona dan perlahan menghilang di balik megahnya pegunungan.

6. Berburu foto

Seperti halnya destinasi lainnya, liburan tentu belum lengkap jika belum sempat memotret. Apalagi objek wisata alam yang sedang Anda kunjungi ini sungguh indah dan memukau siapa pun yang melihatnya. Baik foto maupun video cocok untuk konten media sosial atau sekadar mengabadikan momen liburan.

Fasilitas yang tersedia di kawasan wisata

Shutterstock Objek Wisata Grojogan Watu Purbo
Foto oleh Setyobudiu di Shutterstock

Fasilitas di Grojogan Watu Purbo dinilai memadai meski baru dibuka dan merupakan objek wisata buatan. Anda dapat menggunakan toilet untuk keperluan kebersihan pribadi jika dalam kondisi baik dan selalu terawat.

Salah satu tempat memiliki musala untuk pengunjung Muslim. Tempat parkir luas dan aman serta mampu menampung banyak sepeda motor sekaligus, bahkan bus besar.

Pilihan terbaik untuk mengisi liburan Anda dengan relaksasi adalah wisata alam. Indonesia mempunyai banyak sekali tempat wisata alam yang bisa anda kunjungi. Namun jika saat ini Anda sedang berada di Jogja, khususnya Sleman, maka pilihan terbaik Anda adalah Grojogan Watu Purbo dengan segala keindahan dan pesonanya.


databaru.my.id