Menara Pandang Tele, Menikmati Sisi Lain Keindahan Danau Toba di Samosir

Ide Wisata64 Dilihat


Menara Observasi Samosir TV memberi Anda kesempatan untuk menikmati keindahan Danau Toba dari sisi yang berbeda sekaligus mempelajari sejarah menarik yang terkait dengan menara tersebut.

Harga tiket: 7000 rupee Indonesia, Jam kerja: 06.00-00.00 WIB, Alamat: Kecamatan Turpuk Limbong. Harian, Kecamatan. Samosir, Sumatera Utara; Map: Periksa lokasi

Tempat terbaik untuk menikmati keindahan alam Danau Toba adalah Menara Observasi TV. Tak heran jika gedung ini menjadi yang tertinggi di Samosir.

Bangunan berlantai empat ini memiliki tinggi total sekitar 25 meter. Ketinggian tersebut sudah lebih dari cukup untuk menikmati keindahan alam sekitar.

Dari gedung tinggi ini Anda tidak hanya bisa melihat Danau Toba, tapi juga panorama alamnya. Pulau Samosir dikelilingi oleh pegunungan, hutan dan perbukitan yang indah.

Kebanyakan wisatawan yang datang berkunjung memiliki tujuan yang sama. Menjangkau dunia dan berburu foto adalah beberapa tujuan yang dibahas.

Ada yang unik dari Pulau Samosir, yakni letaknya yang berada di tengah danau dengan air yang jernih dan tenang. Berbagai pepohonan tumbuh disekitarnya sehingga tampak hijau alami. Tempat wisata Samosir ini terletak di atas bukit sehingga membuat udaranya sejuk dan menyegarkan.

Periklanan. Gulir untuk melanjutkan membaca.

Menara observasi televisi yang terkenal

Menara tontonan TV atraksi
Foto oleh Bobi Billiard di Google Maps

Tempat wisata yang menarik untuk dikunjungi tentu saja yang memberikan daya tarik, salah satunya adalah TV Tower. Mungkin sebagian orang menganggap daya tariknya hanya karena fungsinya saja. Hal ini sebagian benar, namun ada hal lain yang perlu Anda ketahui, seperti ulasan berikut ini!

1. Sejarah Menara Observasi TV

Warga sekitar mungkin sudah mengetahui sejarah dibangunnya menara ini. Tepatnya pada tahun 1988, pembangunan menara ini dimulai dan setelah selesai diresmikan oleh bupati yang menjabat saat itu. Saat itu Pulau Samosir masih masuk dalam wilayah Kabupaten Tapanuli.

Setelah Tapanuli Utara terbagi menjadi 3 bagian, Samosir mempunyai pemerintahan kabupaten sendiri. Salah satu tujuan utama dibangunnya Menara Observasi TV adalah untuk menciptakan daya tarik wisata. Hal ini terlihat dari fasilitas dan akses strategis untuk tujuan yang dimaksud.

2. Keunikan bangunan

Daya tarik selanjutnya adalah keunikan bangunannya yang terlihat dari jauh. Bangunan ini memiliki tinggi 25 meter dan memiliki arsitektur rumah khas Padang dengan bentuk atap runcing. Warna dinding yang dominan adalah putih. Namun bagian lainnya berwarna coklat.

Baca Juga  Indahnya Danau Tolire, Wisata Alam di Ternate yang Sarat Legenda

Memang tidak terlalu luas, karena fungsi utamanya untuk menikmati pemandangan alam sekitar. Dengan ketinggian 25 meter, pengunjung hanya dibekali tangga untuk naik ke puncak Menara Observasi TV.

Namun ada beberapa bagian bangunan yang bisa digunakan sebagai tempat bersantai dan juga menikmati berbagai pemandangan alam.

3. Empat lantai dengan pemandangan berbeda

Terdapat 4 lantai dengan pemandangan alam yang berbeda-beda. Itulah yang unik dan menarik dari bangunan menara ini. Dari keempat lantai tersebut, yang paling difavoritkan adalah bangunan paling atas yang dilengkapi dinding kaca sebagai pembatas dan pengaman.

Di sini Anda bisa melihat keindahan Danau Toba secara keseluruhan. Di sisi lain terdapat panorama Gunung Pusuk Buhit.

Sedangkan di sisi lain terdapat pemandangan yang tak kalah indahnya yaitu air terjun Sampuran Ephrata. Pengunjung juga bisa melihat lanskap datar Pulau Samosir dan hijaunya persawahan milik penghuninya.

4. Gedung tertinggi di pulau Samosir.

Termasuk gedung tertinggi di Pulau Samosir yang menjadi daya tarik lain dari Menara Observasi TV. Bahkan, dibandingkan bangunan di kawasan lain, tidak terlalu tinggi, hanya setinggi 25 meter. Namun lokasi wisata kali ini terletak di perbukitan sehingga pemandangan alam bisa terlihat lebih jelas.

Apalagi tempat wisata ini tidak memiliki bangunan sejenis hotel yang tinggi. Yang ada hanyalah rumah-rumah dan tempat umum lainnya yang tingginya normal seperti bangunan pada umumnya.

Artinya belum ada bangunan lain yang mampu menandingi kemampuan melihat pemandangan Danau Toba secara keseluruhan sehingga menjadikannya sebagai titik tertinggi.

Alamat dan rute menuju lokasi

Menara observasi televisi yang terkenal
Foto oleh Kasin Sukri di Google Maps

Menara observasi TV terletak di Desa Turpuk Limbong, Kecamatan Harian, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara. Kawasan ini merupakan satu-satunya jalan menuju Pulau Samosir yang dapat dicapai melalui jalur darat. Jika anda datang dari Medan akan memakan waktu sekitar 5 jam.

Sepanjang jalurnya, Anda bisa mengambil arah Kabupaten Karo dan melewati Sidikalang. Kemudian lanjutkan perjalanan hingga tiba di Humbang Hasundutan, pastikan melewati kawasan Dairi terlebih dahulu. Tidak lebih dari 10 menit Anda akan sampai di perbatasan Pulau Samosir dan panorama indah akan menyambut Anda.

Dibutuhkan waktu kurang lebih 20 menit untuk mencapai Menara Pengawal dari titik terakhir ini. Harap berhati-hati saat berkendara di jalan ini karena banyak tikungan tajam dan lebar jalan hanya 3 meter. Akses jalan utama, terutama saat musim hujan, rawan longsor.

Baca Juga  Bukit Bintang Bandung, Pesona Keindahan Alam di Puncak Paris Van Java

Biaya masuk dan jam buka

Sesampainya di lokasi, jangan lupa menyiapkan uang sebagai tiket masuk. Tidak ada perbedaan antara anak-anak dan orang dewasa, dan seluruh pengunjung yang datang akan dikenakan biaya masuk sebesar Rp 7.000. Tiket ini belum termasuk sewa tempat parkir sepeda motor (Rp 2.000) dan mobil (INR 5.000).

Menara observasi televisi buka setiap hari mulai pukul 06.00 hingga 00.00. Namun, beberapa wisatawan mengakhiri liburannya menjelang malam.

Pasalnya, tidak ada pemandangan yang lebih indah di sini selain lanskap datar Pulau Samosir yang dihiasi pencahayaan. Waktu terbaik untuk mengunjungi objek wisata ini adalah pagi dan sore hari.

Kegiatan yang menarik

Foto Borisialka Laya di Google Maps

Objek wisata cantik ini menawarkan pengalaman menarik dan unik dibandingkan tempat lainnya. Meski hanya berupa bangunan, namun banyak hal berbeda yang bisa Anda lakukan di sini. Pengunjung yang datang biasanya melakukan hal berikut!

Nikmati pemandangan alam sekitarnya

Pemandangan alam di sekitar Menara Pengawal tidak dapat ditemukan di tempat lain. Jadi manfaatkan momen terbaik ini untuk menikmatinya.

Sembari bersantai atau bersosialisasi dengan rombongan, Anda bisa melakukan aktivitas ini. Masing-masing sisi menawarkan pemandangan tersendiri dengan panorama tersendiri.

Tentu saja kegiatan ini bisa dilakukan dari lantai paling atas. Salah satu sisi yang paling banyak dicari wisatawan adalah sisi yang menyuguhkan pemandangan Danau Toba dari segala sisi. Jalur penghubung tersebut juga menyuguhkan pesona air terjun Sampuran Ephrata serta pemandangan persawahan dan rumah warga.

Sedangkan jika digeser ke kiri, keagungan Gunung Pusuk Buhit terlihat jelas berdiri tanpa rasa malu. Bentuknya yang mirip tumpeng dengan guratan khas pegunungan membuatnya semakin cantik. Jarak pandangnya pun tidak terlalu jauh, sehingga bisa dibilang cukup jelas meski dengan mata telanjang.

Berburu Spot Foto di Menara Observasi

Karena wisata alamnya yang indah dan lengkap ini, banyak pengunjung yang tidak mau melewatkannya begitu saja. Berburu spot foto menjadi aktivitas utama Anda saat berada di Menara Observasi. Setiap pemandangan dari setiap sudut menghasilkan foto yang selalu memukau.

Baca Juga  Museum Gunung Merapi, Museum Bersejarah di Jogja untuk Belajar Kegunungapian

Anda tidak perlu menjadi ahli untuk melakukan hal ini karena setiap pukulan dijamin memberikan hasil terbaik. Untuk hasil terbaik disarankan menggunakan kamera DSL. Pasalnya jarak masing-masing pesona alam cukup jauh jika harus dituangkan dalam produk digital berupa foto.

Salah satu objek terindah dan menjadi objek perhatian wisatawan adalah Danau Toba. Hanya ada beberapa poin yang menghasilkan foto yang indah. Tak jarang spot ini ramai dikunjungi wisatawan dengan tujuan yang sama, sehingga Anda mungkin harus mengantri.

Penelitian keunikan bangunan

Tak hanya keindahan alam saja yang disuguhkan, namun juga keunikan bangunan Menara Observasi TV yang sayang untuk dilewatkan. Anda dapat menjelajahi bangunan yang tidak terlalu besar ini hanya dalam beberapa menit di setiap lantainya. Bentuknya yang persegi memudahkan untuk melihatnya.

Anda tidak akan rugi apa pun dengan melakukan ini karena setiap lantai menawarkan panorama yang berbeda. Misalnya saja di lantai dua, warga melihat persawahan dan pepohonan rimbun disekitarnya. Dan di lantai tiga, pesona Danau Toba sedikit terlihat, namun hanya dari beberapa sisi saja.

Wisata kuliner

Aktivitas selanjutnya yang bisa Anda lakukan saat berkunjung ke Menara Pengawal adalah wisata kuliner. Anda dapat menikmati beragam hidangan di area yang disebut area duduk. Gedung ini cukup luas, sekitar 240 meter dan mampu menampung lebih dari 40 orang.

Bangunan ini unik karena hampir seluruh dindingnya terbuat dari kaca tebal. Tujuannya agar pengunjung dapat menikmati keindahan kawasan Danau Toba sambil menikmati kuliner. Beragam menu tersedia terutama masakan khas Batak.

Fasilitas yang tersedia di kawasan wisata

Menara tontonan TV
Foto Kan Jovi di Google Maps

Antusiasme warga mengunjungi Menara Pengawal membuat pihak pengelola yakni pemerintah menyediakan berbagai fasilitas pendukung.

Parkir merupakan tempat yang dapat ditemukan, sekaligus toilet untuk keperluan kebersihan pribadi. Terdapat pula musala khusus bagi pengunjung yang ingin menunaikan ibadah wajib.

Keunggulan lainnya adalah terdapat balkon di setiap lantai. Kesempatan tersebut bisa Anda manfaatkan untuk istirahat sejenak atau berfoto jika dirasa sudah mendapatkan angle yang tepat.

Fasilitas TV Tower sebagian besar terletak di area rekreasi, termasuk warung dengan menu makanan yang bervariasi.


databaru.my.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *