Indahnya Kawah Darajat, Objek Wisata Alam Eksotis di Garut

Ide Wisata54 Dilihat


Kawah Darajat, tempat wisata alam eksotik di Garut ini menyuguhkan panorama kawah yang menakjubkan, unik karena letaknya yang dekat dengan sumber air panas.

Harga tiket: Rp 125.000, Jam kerja: 24 jam, Alamat: Padavas, Kecamatan Sarimukti. Pasirwangi, Kab. Garut, Jawa Barat; Map: Periksa lokasi

Kawah Darajat dapat dikunjungi oleh siapa saja dan kapan saja tergantung waktu luang masing-masing orang. Tempat menawan ini terletak di Garut dan sekitar 25 km dari pusat kota.

Di Pasirwangi Anda akan menemukan sepetak air panas yang tercipta langsung oleh aktivitas vulkanik bumi.

Kawah eksotik yang terbentang di dataran tinggi di ketinggian 1.920 meter di atas permukaan laut ini dikelilingi suasana sejuk. Hal ini berbanding terbalik dengan keadaan air yang terasa panas jika bersentuhan dengan kulit. Mengingat suhu bisa mencapai 550 derajat Celcius, ada baiknya Anda tetap waspada selama berada di sini.

Terdapat empat kawah yang membentang di lahan seluas 50 hektar, masing-masing memiliki suhu berbeda.

Diperkirakan suhu dua di antaranya mencapai 450 derajat Celcius, satu – 550 derajat Celcius, dan sisanya – 250 derajat Celcius. Namun kawah ini tidak dibuka sebagai tempat berenang, melainkan sekadar untuk observasi.

Periklanan. Gulir untuk melanjutkan membaca.

Daya Tarik Kawah Darajat

Objek Wisata Kawah Darajat
Foto oleh Farras Ghani B di Google Maps

Dekat dengan Sumber Air Panas

Tak perlu khawatir karena Kawah Darajat tidak bisa dijadikan tempat berenang karena airnya yang mendidih. Terdapat beberapa sumber air panas yang cukup terkenal disekitarnya, seperti Darajat Pass. Ini akan menjadi alternatif yang bagus jika Anda ingin bersantai.

Selain itu, akomodasi juga bisa didapatkan di Darajat Pass, sehingga Anda berkesempatan menikmati suasana kota Garut di kaki gunung lebih lama.

Manfaatkan kesempatan ini dan nikmati setiap momen bersama orang yang Anda cintai. Jika memungkinkan, menuju pusat kawah pada malam hari cukup sulit.

Jam buka gratis

Pengunjung diberikan kebebasan untuk datang ke Kawah Darajat kapanpun mereka mau. Hal ini tentu menjadi hal yang menarik untuk dilakukan, apalagi jika Anda sibuk di siang hari.

Cobalah mengunjungi pusat kawah pada siang hari untuk melihat matahari terbenam. Pasti menyenangkan bisa menyaksikan matahari terbenam dari atas.

Baca Juga  Wisata Tirta Srinadi, Wisata Air di Klungkung yang Dilenkapi Berbagai Wahana Seru

Ditemani udara sejuk dan aroma belerang yang keluar dari kawah, pemandangan ini cukup diminati banyak wisatawan. Padahal, yang paling menarik dari situs alam ini adalah pemandangannya yang menakjubkan dan kondisinya yang unik.

Kemurnian alami

Meski udara di sekitar pusat kawah dinilai berbahaya jika dihirup dalam jangka waktu lama, namun estetika lokasinya secara keseluruhan tetap menjaga kemurnian alaminya. Kawah Darajat menyatukan hamparan pegunungan yang berjajar rapi dan memanjakan mata.

Sampah apa pun yang mungkin berasal dari pengunjung yang tidak bertanggung jawab kemudian dibuang sebaik mungkin. Alamnya yang asri, tertata rapi, bersih dan asri membuat anda betah berlama-lama disini.

Belum lagi deretan taman milik penduduk setempat di sepanjang perjalanan menuju puncak bukit. Itu indah dan melihatnya bisa membuat Anda merasa bahagia.

Ingin mencari ketenangan tanpa harus pergi terlalu jauh dari pusat kota? Spot alami ini menjadi alternatif yang patut dipertimbangkan!

Alamat dan rute menuju lokasi

Harga tiket Kawah Darajat
Foto oleh Shadow Bernard di Google Maps

Wisata Kawah Darajat terletak di Garut, Provinsi Jawa Barat. Untuk mengunjungi objek wisata alam ini, Anda perlu berjarak kurang lebih 25 km dari kota Garut. Artinya wisatawan masih bisa memilih antara kendaraan roda empat atau dua tergantung keadaan masing-masing.

Menuju Desa Padawas di Jalan Puncak Darajat mengikuti jalan dari kota menuju kawasan Pasirwangi. Sepanjang perjalanan, lahan perkebunan menarik untuk disimak sebelum Anda mencapai gerbang tujuan.

Begitu sampai di garis start menuju pusat kawah, Anda masih harus mendaki. Berhati-hatilah selama proses ini, terutama setelah Anda sampai di tepi kawah. Jangan sampai terjerumus karena tekstur tanah di kawasan ini relatif rapuh.

Biaya masuk dan jam buka

Perhitungan tarif tol di Kawah Darajat tergolong unik karena rata-rata dihitung per kendaraan. Dikenakan biaya sebesar Rp 125.000 per kendaraan, namun belum termasuk sewa parkir.

Diakui pihak pengelola, biaya tersebut digunakan untuk menyewa pemandu wisata yang melibatkan pemuda Karang Tarun setempat.

Lalu bagaimana dengan biaya parkir? Tidak ada aturan khusus mengenai parkir, pengunjung biasanya boleh memberikan sepuasnya. Artinya tidak masalah meski hanya mengeluarkan uang Rp 5.000 saja.

Selain itu, tidak ada jam buka paten untuk arahan alami ini. Selama masih ada pengunjung, pihak manajemen siap bekerja sama. Jadi Anda bisa datang ke sini kapan saja tanpa perlu khawatir kehabisan waktu.

Baca Juga  Danau Tao, Wisata Alam di Padang Lawas Utara yang Pesonanya Mirip Danau Riffelsee

Kegiatan yang menarik

Kegiatan di Kawah Darajat
Foto Dunia Peepaholic di Google Maps

1. Terapi

Memang benar suhu air di Kawah Darajat rata-rata di atas 100 derajat Celcius, namun bukan berarti tidak ada cara untuk menikmati berenang. Rupanya pihak pengelola menyediakan tiga pancuran dengan suhu berbeda: 30 hingga 60 derajat Celcius.

Kamar mandi ini sering digunakan oleh pengunjung yang berusia lanjut, namun terkadang anak muda juga ikut menikmatinya. Di sini Anda bisa menjalani terapi air panas, menyesuaikan batas toleransi kulit masing-masing. Berada di air panas memang bisa menjadi sarana relaksasi dan pelepas penat.

Jika Anda ingin datang ke sini dan menikmati perawatan medis, sebaiknya membawa obat dari rumah. Misalnya saja mengganti pakaian karena Anda akan merasa tidak nyaman jika memakai pakaian yang sama seperti sebelumnya. Maka disarankan untuk memilih pancuran dengan suhu paling rendah jika ini adalah perawatan pertama Anda.

2. Tamasya

Tidak banyak yang bisa dilakukan di Kawah Darajat karena kondisi geografisnya. Selain air panasnya yang mencapai suhu 550 derajat Celcius, juga mengandung belerang. Jika terhirup dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan keracunan pada pengunjung.

Dalam keadaan seperti itu, pilihan yang paling tepat adalah dengan sekadar melihat pemandangan. Dari segi visual, Anda akan puas tanpa membahayakan diri sendiri akibat zat berbahaya. Tentu saja, jika memungkinkan, tidak ada salahnya mengambil gambar sebanyak-banyaknya.

Selain itu, pengunjung diperbolehkan mendekati kawah dalam batas aman untuk melihat seperti apa keadaan di dalamnya.

Air yang mendidih dan mengeluarkan bau menyengat, pepohonan di sekitarnya, kepulan asap, atau objek apa pun yang memiliki potensi keindahan tak terbantahkan semuanya dapat ditangkap melalui bingkai kamera.

3. Mendaki

Posisi Kawah Darajat yang terletak di dataran tinggi 1.920 meter di atas permukaan laut mengharuskan setiap wisatawan untuk mendakinya. Beberapa orang mungkin merasa kesal dengan situasi ini, sementara yang lain mungkin menikmatinya. Jika Anda seorang petualang, pilihlah cakupan PLTP ini.

Namun, selalu berhati-hati saat mencoba menaklukkan dataran tinggi. Pasalnya, medan ini bisa sangat licin, apalagi saat musim hujan. Sebaiknya datang ke sini saat matahari sedang terik agar pengalaman lebih berkesan.

Baca Juga  Pantai Marunda, Pantai Eksotis di Jakarta yang Dihiasi Batuan Cadas

Terlepas dari kesulitan pendakian yang harus diatasi, perjalanan menuju lokasi kawah sebenarnya merupakan pemandangan yang menakjubkan. Anda akan melewati hutan ditemani hembusan udara sejuk. Semakin dekat Anda ke pusat kawah, aroma belerang yang terbawa angin semakin menyengat di hidung Anda.

Pengunjung yang mengalami gangguan pernapasan disarankan untuk memakai masker. Anda tentu tidak ingin pengalaman liburan Anda membebani tubuh bukan?

4. Lukisan di Kawah Darajat

Apakah Anda lelah mengabadikan momen secara instan? Butuh tantangan yang lebih menarik? Cobalah menggambar saat berada di zona PLTP. Keberadaan Kawah Darajat menjadi simbol unik yang tidak boleh dilewatkan.

Anda tidak hanya bisa membawa perlengkapan melukis yang menambah beban ransel Anda, tetapi Anda juga bisa memanfaatkan manfaat media digital. Jika Anda memiliki tablet, tentunya bisa membuat proses kreatif menjadi lebih mudah.

Setelah Anda selesai melukis, coba pamerkan di media sosial dan bantu promosikan destinasi lokal.

Fasilitas yang tersedia di kawasan wisata

Struktur kawah Darajat
Foto oleh Hisyam Kholid di Google Maps

Pengelolaan Kawah Darajat masih bergantung pada lembaga swadaya masyarakat setempat sehingga keadaannya masih kurang optimal.

Fasilitas di sini minim, apalagi udaranya jenuh dengan zat beracun. Oleh karena itu, tidak banyak hal yang bisa Anda temukan saat menghabiskan waktu di objek wisata alam eksotis ini.

Namun tersedia lahan parkir luas yang mampu menampung beberapa mobil sekaligus. Di sisi lain, terdapat pula musala bagi pengunjung yang ingin melaksanakan salat. Selain itu, penduduk setempat rutin menjual makanan instan dan jajanan di dekat gerbang masuk pada akhir pekan.

Meski minim fasilitas, tempat ini menawarkan pemandangan yang sulit ditolak. Anda bisa ditenangkan dengan sejuknya udara dan keindahan kawah. Mungkin keberadaannya lebih menarik bagi wisatawan yang berjiwa petualang kuat.

Kawah Darajat bisa berkembang lebih baik lagi jika dikelola secara maksimal. Tampaknya pemerintah dan masyarakat setempat perlu bekerja sama secara erat untuk menciptakan destinasi wisata yang kompetitif.

Sedangkan bagi wisatawan awam di Indonesia, kehadiran Anda di sini setidaknya bisa menjadi pendorong bagi pengembangan pariwisata nasional.


databaru.my.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *