Taman Alam Lumbini, Taman Wisata Hits dengan Replika Pagoda Shwedagon di Karo

Ide Wisata13 Dilihat


Taman Wisata Alam Lumbini, taman wisata populer dengan replika Pagoda Shwedagon di Karo, menarik pengunjung karena keindahan arsitektur dan prestasinya, telah memenangkan penghargaan Rekor MURI.

Harga tiket: Gratis, Jam kerja: 09.00–17.00 WIB, Alamat: Jl. Barushyahe, Kecamatan. Dolat Rayat, Kab. Karo, Sumatera Utara; Map: Periksa lokasi

Taman Wisata Alam Lumbini merupakan salah satu tempat wisata Kabupaten Karo yang menawarkan panorama indah. Tujuan utamanya bukan hanya alamnya, tetapi juga bangunan pagoda yang megah.

Berbeda dengan taman pada umumnya yang lokasi utamanya banyak ditumbuhi tanaman dan rerumputan. Saat ini tanaman tersebut hanya terdapat di sekitar taman, hanya di dalam gedung, jalan semen, dan lantai.

Tempat wisata ini terletak di kota Medan yang udaranya sejuk dan pemandangannya indah. Bagi warga kota, tak ada salahnya datang dan mencari udara segar meski hanya sementara.

Bagi yang bosan dengan bangunan hotel dan gedung bertingkat, destinasi wisata ini menawarkan bangunan keagamaan Budha yang unik.

Meski sebenarnya merupakan tempat ibadah, namun Pagoda sebagai bangunan induknya dibuka untuk umum pada waktu-waktu tertentu.

Periklanan. Gulir untuk melanjutkan membaca.

Wisatawan yang berkunjung dapat menikmati kemegahan bangunan bahkan memasukinya. Namun tentu saja bila tidak ada acara seperti kebaktian atau hari raya umat Buddha.

Atraksi Taman Alam Lumbini

Atraksi Taman Alam Lumbini
Foto oleh Ervin Dwinanto di Instagram

Meski objek wisata cantik ini memiliki kata “Alam” untuk menggambarkannya, namun yang Anda lihat bukanlah pemandangan alamnya, melainkan arsitektur bangunannya secara keseluruhan. Tentu saja menarik wisatawan sehingga banyak orang yang mengunjunginya. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi objek wisata di Taman Alam Lumbini berikut ini!

1. Keindahan Taman Alam Lumbini.

Dibangun di atas lahan seluas 3 hektar, taman yang juga menjadi salah satu simbol kota Medan ini memiliki keindahan yang tidak bisa ditemukan di tempat lain. Di sekitar bangunan induk yaitu Pagoda banyak terdapat dekorasi berupa pepohonan rindang dan tanaman berbunga cerah.

Di salah satu sisinya terdapat patung biksu yang dilukis dengan cat putih sederhana. Tiap patung mempunyai pose yang berbeda-beda, namun semuanya dalam posisi duduk.

Keindahannya semakin terlihat jelas pada kontur taman yang berbukit-bukit. Hampir seluruh areanya dihiasi rumput, kecuali bangunan induk yang merupakan tempat peribadahan umat Buddha.

2. Replika Pagoda Shwedagon

Daya tarik Taman Alam Lumbini berikutnya adalah tiruan dari Pagoda Shwedagon. Perlu diketahui, Pagoda Shwedagon merupakan tempat ibadah umat Buddha di Burma, Myanmar, dan juga merupakan yang tertinggi kedua di negara tersebut. Dengan cat berwarna emas, bangunan tampak semakin megah dan menawan.

Baca Juga  Curug Ciparay, Surga Alam Tersembunyi Nan Eksotis di Bogor

Pembangunannya dimulai pada tahun 2007 dan berlangsung selama 3 tahun yaitu pada tahun 2010. Nama Lumbini diambil dari tempat kelahiran Siddhartha Gautama, lebih tepatnya di kaki pegunungan Himalaya di Nepal, India.

Para biksu dari berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia, datang untuk menghadiri pelantikan tersebut. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika bendera berbagai negara berkibar di atas gedung tersebut.

3. Mendapatkan Rekor MURI.

Meski hanya replika, namun pagoda ini memiliki tinggi dan lebar kurang lebih 46,8 meter. Berkat tingginya, bangunan megah di Medan ini mendapat rekor MURI dan juga menjadi pagoda tertinggi di Indonesia. Keunikan lainnya adalah terdapat puluhan lonceng yang bila ditiup angin akan menghasilkan suara yang sangat indah.

4. Jembatan Cinta

Jembatan Cinta yang dikenal dengan nama Titi Lumbini juga menjadi salah satu daya tarik Taman Alam Lumbini. Bagaimana tidak, jembatan gantung ini memiliki panjang lebih dari 100 meter dan dihiasi banyak lampion yang digantung di bawah jembatan. Ketinggiannya sekitar 50 meter di atas permukaan tanah.

Meski disebut-sebut sebagai jembatan gantung, namun konturnya kuat dan tidak mudah bergoyang saat melintas. Bagian pinggir jembatan terbuat dari bahan stainless steel dan berfungsi sebagai pegangan. Di bawah jembatan terdapat taman jernih dengan pepohonan dan rerumputan hijau terhampar sejauh mata memandang.

Alamat dan rute menuju lokasi

Alamat Taman Alam Lumbini
Foto oleh HuntingtonCh_md di Instagram

Taman Wisata Alam Lumbini terletak di Desa Thongko, Kecamatan Dolat Rakyat, Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Jarak dari pusat kota Medan sekitar 50 kilometer dengan waktu tempuh sekitar 2 jam perjalanan dengan mobil.

Jika ingin berkunjung ke tempat ini, disarankan untuk datang dengan kendaraan pribadi, meskipun tempat tersebut memiliki akses transportasi umum.

Dari pusat kota Medan, berkendara menuju Simpang Toko, lalu belok kiri. Tidak jauh dari titik ini, belok kanan dan berjalanlah melewati perkebunan penduduk desa. Tempat wisata ini dekat dengan jalan raya, mohon gunakan rambu-rambu jalan di beberapa titik atau gunakan Google Maps jika diperlukan.

Baca Juga  Curug Sidoharjo, Perpaduan Panorama Hijau dengan Cawang Embung yang Mempesona di Kulon Progo

Biaya masuk dan jam buka

Meski menawarkan keindahan dan kemegahan bangunan pagoda, namun objek wisata ini tidak memungut biaya masuk apa pun.

Namun, ini tidak sepenuhnya gratis karena ada biaya parkir mobil Anda. Sekalipun Anda datang dengan mobil pribadi. Siapkan biaya sebesar 2000 rupee untuk sepeda motor dan 5000 untuk mobil.

Jika Anda ingin berkontribusi dan terlibat dalam perawatan, kotak amal akan disediakan untuk Anda. Namun hal ini tidak perlu dilakukan; banyak pengunjung yang lewat begitu saja saat memasuki bangunan pagoda.

Namun, akan lebih baik jika Anda berhemat untuk mendapatkan pemandangan yang indah.

Kegiatan yang menarik

Menyenangkan di Taman Alam Lumbini
Foto oleh Hendra Piliang di Google Maps

Jika Anda memiliki pertanyaan tentang apa yang dapat dilakukan di Taman Alam Lumbini, ada banyak jawabannya. Beberapa di antaranya mungkin belum terlintas di benak Anda, berikut rangkuman aktivitas menariknya!

1. Menikmati keindahan Taman Lumbini.

Aktivitas pertama dan wajib sekaligus menjadi alasan utama wisatawan berkunjung adalah menikmati keindahan objek wisata ini. Dari segi keindahan, Anda bisa melihat taman yang tertata rapi dengan berbagai pepohonan rindang dan tanaman hias yang melengkapi Taman Alam Lumbini.

Bangunan pagoda yang tampak megah dengan cat emasnya selalu menarik perhatian. Apalagi di pagi atau sore hari, saat sinar matahari menyinari atap, memantulkan sinar yang begitu indah. Keindahannya semakin diperkuat dengan ukiran khas Buddha yang menghiasi setiap sisi pagoda.

2. Melihat isi ruangan dengan pagoda.

Bukan sekadar menikmati dan mengagumi keindahan pagoda tertinggi di Indonesia, tapi juga memasukinya. Uniknya, setiap wisatawan bisa masuk, meski ia bukan penganut agama Budha.

Namun tentunya ada aturan yang harus dipatuhi. Beberapa aturan yang dimaksud adalah larangan mengambil foto dengan kamera flash, makan di dalam ruangan, dan melepas sepatu.

Di dalam pagoda terdapat banyak objek menarik yang pastinya menarik perhatian. Barang-barang yang dimaksud didatangkan langsung dari Myanmar, seperti patung Budha, patung Arhat, dan relik suci. Dari semua benda yang ada, pohon agak besar di dalam ruangan paling menarik perhatian.

Pohon tersebut dinamakan Pohon Harapan karena merupakan tempat untuk menyampaikan permohonan doa dengan cara menuliskannya pada selembar kertas. Anda sebagai pengunjung juga bisa meminta doa jika Anda beragama Budha. Sayangnya, Anda hanya bisa mengucapkan permohonan saat Gong Si Fa Tsai.

Baca Juga  Pulau Semau, Surga Bahari Tersembunyi Nan Eksotis di Kupang

3. Berjalan-jalan di taman

Aktivitas selanjutnya di Taman Alam Lumbini adalah berjalan-jalan di taman. Tentu saja jika Anda melakukan kegiatan ini, Anda tidak akan bosan.

Ada banyak hal yang enak dipandang dan menarik perhatian. Pepohonan hijau dan tanaman berbunga indah menghiasi taman sekitarnya. Belum lagi halaman rumputnya dihiasi patung Buddha.

Pastikan Anda berada di akses jalan utama. Pasalnya wisatawan tidak diperkenankan menginjak rumput di sekitar lokasi.

Hal ini dilakukan untuk menjaga kelestarian alam khususnya di sekitar objek wisata ini. Di beberapa titik terdapat bangunan mirip gazebo yang dapat digunakan sebagai tempat beristirahat sejenak.

4. Berburu foto

Berburu fotografi menjadi kegiatan yang wajib dilakukan saat berwisata, termasuk saat berkunjung ke Taman Wisata Alam Lumbini. Bahkan bisa dikatakan rugi besar jika tidak melakukan kegiatan yang kemegahan dan keindahannya saling melengkapi dari segala sisi. Contoh: memotret Pagoda sebagai subjek utama.

Anda bisa menjadikan patung biksu di taman sebagai teman berfoto, namun jangan menginjak rumput. Alternatifnya, silakan mengambil foto patung Budha yang berdiri di depan bangunan pagoda. Kali ini Anda bisa berfoto dengan leluasa karena bukan rumput, melainkan lantai.

Fasilitas yang tersedia di kawasan wisata

Harga tiket Taman Alam Lumbini
Foto oleh Ronald Hoefliger di Google Maps

Siapa sangka Taman Wisata Alam Lumbini menyediakan berbagai layanan lengkap, mungkin Anda bahkan tidak terpikirkan. Bagi yang ingin membentuk tubuh lebih indah atau sekadar berolahraga, tersedia ruang kebugaran.

Terdapat juga taman bermain dengan permainan untuk anak-anak. Beberapa permainan yang disediakan antara lain ayunan, perosotan dan lain-lain.

Fasilitas tambahan untuk memenuhi kebutuhan wisatawan antara lain toilet dan tempat parkir. Tempat parkir yang tersedia cukup luas dan tentunya aman.

Sementara itu, toilet tetap dijaga kebersihannya dan kondisinya baik. Ada juga kios-kios yang berjejer di satu titik, bisa Anda gunakan untuk memenuhi kebutuhan perut atau sekadar minum untuk melepas dahaga.

Taman Wisata Alam Lumbini menjadi salah satu objek wisata yang patut dikunjungi karena beragam keindahan dan kemegahan yang ditawarkannya. Semoga Anda dapat memperoleh sedikit wawasan dari ulasan singkat di atas. Setidaknya Anda memiliki panduan tempat wisata terbaik untuk mengisi liburan mendatang.




databaru.my.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *