Goa Cerme, Destinasi Wisata Sejarah Favorit di Bantul Jogja

Ide Wisata14 Dilihat


Gua Cherme, tempat wisata sejarah favorit di Bantul Jogya, memberikan kesempatan kepada pengunjungnya untuk menjelajahi beberapa peninggalan sejarah yang menarik.

Harga tiket ke Gua Cherme: 3000 rupee Indonesia, Jam kerja: 07.00-18.00 WIB, Alamat: Jl. Srunggo, Srunggo, Selopamioro, Kecamatan. Imogiri, Kab. Bantul, DI Yogyakarta; Map: Periksa lokasi

Perbincangan mengenai pariwisata di Indonesia sepertinya tidak pernah ada habisnya. Bagaimana tidak, setiap daerah pasti mempunyai tempat wisata yang berbeda-beda dengan konsep yang berbeda satu sama lain. Salah satu konsep wisata yang tersebar luas di berbagai daerah di Indonesia adalah wisata alam. Saat berlibur di kawasan Bantul, Anda bisa mencoba mengunjungi Gua Cherme.

Gua ini merupakan salah satu tempat wisata yang mempunyai suasana alami. Selain sejumlah pantai berpasir hitam, nama gua tersebut sudah tidak asing lagi di telinga sebagian besar wisatawan. Hanya saja tidak semua wisatawan tertarik untuk berkunjung, karena nuansa mistis dan religi yang dihadirkan sangat kentara dan sangat terasa.

Namun pesona alam gua sangat menarik bagi wisatawan yang gemar menjelajah alam. Gua ini tidak kalah menariknya dengan gua lain yang ada di kawasan Yogyakarta seperti Gua Pindul, Gua Cemara, dan Gua Jomblan. Gua yang dikenal dengan nama Cherme ini juga berbeda dengan gua lainnya.

Atraksi Gua Cerme

Shutterstock Atraksi Gua Cerme
Foto oleh Alga Febri Sugita di Shutterstock

1. Gua dengan koridor yang panjang

Tiap goa yang ada di kawasan Yogyakarta berbeda satu sama lain. Termasuk gua yang panjangnya sekitar 1,5 km ini berarti gua yang dalam dengan terowongan yang panjang. Untuk menuju Gua Cerme, wisatawan perlu menaiki anak tangga sepanjang 750 meter.

Total ada 760 langkah. Bisa dibayangkan berapa banyak tangga yang ada. Keistimewaan gua ini adalah adanya stalaktit dan stalagmit di dalamnya. Di dalam gua sangat gelap, namun wisatawan akan disediakan helm dan lampu depan untuk penerangan.

Selain stalaktit dan stalagmit, wisatawan juga akan menjumpai air terjun dan sungai bawah tanah. Di dalam gua terdapat genangan air dengan ketinggian 1-1,5 meter, sehingga wisatawan harus berhati-hati. Menariknya lagi, pintu masuk salah satu gua ada di Bantul, dan pintu keluar gua ada di Gunungkidul.

2. Beberapa peninggalan sejarah

Daya tarik lainnya adalah adanya beberapa peninggalan sejarah di beberapa ruangan gua. Peninggalan sejarah yang ada di Gua Cherme antara lain batu hilang, groyokan sewu, panggung pertemuan, wata kaji, paseban atau pelungguhan, air suci, air zamzam, gamelan kahyangan dan air urapan.

Ada pula batu padi, mustoko, batu gantung, bangunan sekacap, keraton dan watu Gilang. Di sini juga terdapat Gua Lava yang dulunya merupakan tempat peninggalan berupa kubah emas. Namun peninggalan ini hilang secara misterius pada tahun 1965. Faktanya, peninggalan ini tidak bisa diambil oleh sembarang orang.

Lokasi goa kurang lebih 500 meter di atas permukaan laut dan merupakan goa vertikal di Yogyakarta. Di beberapa titik di gua ini terdapat aliran air yang cukup tinggi.

3. Berkonotasi mistis dan religius

Gua Cerme terkenal dengan nuansa mistis dan religiusnya yang kuat. Nama “Cherme” sendiri berarti “ceramah atau perbincangan”, dimana pada masa lalu gua ini digunakan sebagai tempat pertemuan rahasia para wali Songo untuk membicarakan rencana pembangunan Masjid Agung Demak dan sebagai tempat berdakwah.

Hingga saat ini, gua tersebut aktif digunakan untuk acara keagamaan, sehingga wisatawan sering mencium aroma dupa dan sesaji yang menyengat di dalam gua. Bahkan terkadang wisatawan juga melihat orang-orang yang bermeditasi di dalam gua.

Salah satu kegiatan keagamaan yang masih aktif dilakukan di dalam gua adalah upacara Jodhangan. Masyarakat Selopamioro khususnya Shrunggo melaksanakan upacara Jodhangan. Upacara ini biasanya diadakan setiap Minggu Paching pada bulan besar Suro dalam penanggalan Jawa.

Baca Juga  Laut Bekah, Spot Terbaik Menikmati Indahnya Lautan dengan Pesona Alam Memukau di Gunung Kidul

Alamat dan rute menuju lokasi

Alamat Gua Shutterstock Cherme
Foto oleh Alga Febri Sugita di Shutterstock

Lokasi gua tersebut berada di wilayah Kabupaten Bantul atau lebih tepatnya di wilayah Imogiri. Lokasinya kurang lebih 26 kilometer dari pusat kota Yogyakarta dan waktu tempuh dengan kendaraan roda dua maupun roda empat sekitar 60 menit. Dalam perjalanan menuju Gua Cherme, wisatawan melewati jalan kecil yang berkelok-kelok.

Panjang gua sekitar 1,5 km dan menembus 4 wilayah sekaligus: dari Pangang, Giritirto, Ploso hingga Gunungkidul. Untuk mencapai gua di kawasan Selopamioro, desa Srunggo, ikuti jalur dari Kota Yogyakarta ke arah timur yaitu melalui Jalan Pangurakan. Kemudian perjalanan ke selatan melalui Jalan Bridgend Katamso.

Dari situ ikuti jalan lurus hingga sampai di pertigaan Jl. Kolonel Sugiyono. Jika bertemu pertigaan, teruskan perjalanan ke selatan hingga melewati Jl. Sisingamaraja. Dari jalan ini terus lurus menuju Jl. Imogiri Barat. Kemudian, ketika sudah sampai di pertigaan, ambil jalan ke timur melalui Jalan Bakulan Imogiri. Jalan lurus hingga mencapai Jalan Imogiri Siluk.

Kemudian dari Jalan Imogiri Siluk wisatawan bisa melanjutkan perjalanan ke Jalan Kretek Siluk dan Jalan Goa Cherme. Selanjutnya ikuti petunjuk jalan hingga mencapai tujuan.

Biaya masuk dan jam buka

Gua Cerme dibuka untuk umum setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 18.00 WIB. Biaya masuknya Rp 3.000 per orang. Kemudian untuk kendaraan roda dua dikenakan biaya parkir sebesar Rp 2000 dan untuk kendaraan roda empat dikenakan biaya parkir sebesar Rp 5000. Biaya pemandu sebesar Rp 50.000 (grup maksimal 15 orang).

Namun untuk rombongan lebih dari 15 orang, biaya jasa pemandu sebesar Rp 4.000 per orang. Wisatawan sebaiknya memakai sepatu khusus trekking karena bagian dalam gua cukup licin dan banyak air. Wisatawan juga sebaiknya menyewa helm dengan headlamp dengan membayar biaya sewa sebesar Rp 5.000 per orang.

Baca Juga  11 Destinasi Wisata Alam di Jogja untuk Berburu Kabut yang Menyejukkan

Kegiatan yang menarik

Shutterstock Kegembiraan di Gua Cerme
Foto oleh Gungpri di Shutterstock

Berburu foto

Berkunjung ke Gua Cerme tentu sayang jika tidak berfoto. Bentuk stalaktit dan stalagmit sangat unik karena polanya terbentuk secara alami. Wisatawan sebaiknya menyiapkan wadah khusus tahan air untuk melindungi ponsel cerdasnya dari air saat memasuki gua.

Bukti beberapa peninggalan sejarah

Gua ini dikenal sebagai tempat pertemuan rahasia para wali Songo pada zaman dahulu. Tak heran jika gua tersebut banyak menyimpan peninggalan sejarah. Sebanyak 16 peninggalan sejarah berupa ruangan-ruangan dengan nama unik di setiap ruangannya bisa dilihat langsung saat mengunjungi gua bersejarah ini.

Mendaki ke kaki gua Cherme.

Gua ini memiliki 760 anak tangga yang dapat ditempuh untuk mencapai dasar gua. Meski membosankan, menaiki ratusan anak tangga merupakan pengalaman seru dan bermanfaat bagi wisatawan yang belum pernah mengunjungi gua tersebut sebelumnya.

Fasilitas yang tersedia di kawasan wisata

Shutterstock Struktur gua Cerme
Foto oleh Gungpri di Shutterstock

Dari segi fasilitas, Anda tidak perlu khawatir karena kawasan wisata ini memiliki berbagai fasilitas yang memadai. Terdapat lahan parkir yang luas untuk kendaraan roda dua dan roda empat.

Selain itu, di Goa Cherme Jogya, penduduk setempat juga menyediakan jasa pemandu. Terdapat juga warung makan dan pusat informasi wisata. Helm dengan lampu depan bisa disewa.

Wisatawan juga akan menemukan lounge, gazebo, dan toilet umum. Dengan berbagai fasilitas tersebut, wisatawan tidak perlu berpikir dua kali untuk ingin mengunjungi tempat wisata alam tersebut.

Gua Cerme merupakan salah satu tempat wisata alam yang mempesona di Kabupaten Batul, Yogyakarta. Meski berkonotasi mistis dan masih aktif digunakan untuk ritual pertapaan, goa ini patut untuk dikunjungi.


databaru.my.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *