Museum Gunung Merapi, Museum Bersejarah di Jogja untuk Belajar Kegunungapian

Ide Wisata16 Dilihat


Museum Gunung Merapi adalah museum bersejarah dan unik di Sleman, Jogja tempat Anda bisa belajar tentang gunung berapi. Objek wisata yang berbentuk trapesium dan berdesain futuristik ini menawarkan berbagai aktivitas edukasi.

Harga tiket: 5000 rupee Indonesia, Jam kerja: 08.00-16.00 WIB, Alamat: Jl. Kaliurang, Banteng, Hargobinangun, Kab. Pakeham, Kab. Sleman, D.I. Yogyakarta; Map: Periksa lokasi

Salah satu tempat wisata di Sleman Yogyakarta yang paling populer adalah Museum Gunung Merapi. Wisata edukasi yang dapat memberikan pengunjung pemahaman lebih dalam mengenai gunung berapi khususnya Gunung Merapai. Gunung yang sebagian terletak di provinsi Yogyakarta ini menjadi simbol bagi warga Yogya.

Jika Anda mengunjungi museum yang terletak di lereng Gunung Merapi ini, Anda akan belajar lebih banyak tentang aspek vulkanik dan isu-isu ilmiah terkait geologi. Segala informasi pendidikan disajikan dengan menarik sehingga mudah dipahami.

Selain itu, dengan dibangunnya museum ini diharapkan masyarakat dapat sadar akan bahaya serius letusan Gunung Merapi sehingga dapat meningkatkan kewaspadaan dan meminimalisir dampak negatif dari bencana yang terjadi.

➥ Cek promosi hotel di Sleman

Atraksi Museum Gunung Merapi

Shutterstock Landmark Museum Gunung Merapi
Foto oleh Defa H di Shutterstock

Teater Mini

Memasuki lantai dua, Anda masih bisa melihat koleksi barang peninggalan letusan Merapi. Terdapat berbagai koleksi menarik seperti simulasi gempa, simulasi tsunami, simulasi koridor dan lain-lain. Menariknya, beberapa koleksi tersebut masih berfungsi dengan baik hingga saat ini.

Periklanan. Gulir untuk melanjutkan membaca.

Selain koleksi barang tersebut, pengunjung juga akan disuguhi mini teater bertema letusan Gunung Merapi. Teater mini ini digambarkan dalam film pendek Mahaguru Merapi. Film ini hanya berdurasi sekitar 30 menit dan menceritakan tentang dua sisi Gunung Merapi yang berbeda.

Gunung yang sangat aktif ini membawa berkah bagi penduduk lerengnya sekaligus bencana yang sangat menakutkan. Anugerah yang diberikan Merapi kepada penghuni lereng tentu saja adalah lahan pertanian subur akibat erupsi yang menjadi ladang rejeki para petani setempat.

Namun di sisi lain, letusan Merapi juga menimbulkan bencana yang bisa memakan korban jiwa siapa pun yang terkena dampaknya. Tidak hanya manusia, seluruh makhluk yang terkena dampak letusan pasti akan mati.

Baca Juga  Pantai Ngobaran, Wisata Pantai Eksotis di Gunung Kidul Jogja

➥ Tiket Museum Coklat Mongo di Jogja

Desain Museum Gunung Merapi yang futuristik

Museum Merapi resmi dibuka pada tahun 2009 dan ditandatangani langsung oleh Menteri ESDM saat itu. Jika ditotal, museum ini memiliki luas sekitar 4430 m² dan dibangun di atas lahan seluas hampir 4 hektar.

Museum ini dibangun dengan desain yang benar-benar unik, yaitu berbentuk trapesium yang salah satu sisi atasnya berbentuk kerucut. Letaknya yang tepat berada di lereng selatan Gunung Merapi membuat pemandangan sekitar sangat indah. Pengunjung yang datang ke sini bisa melihat dengan jelas kemegahan gunung teraktif di Indonesia ini.

Saat cuaca di sekitar museum cerah dan bebas kabut, keindahan Gunung Merapi dan sekitar Kota Yogyakarta bisa terlihat jelas.

Replika Gunung Merapi.

Gedung Museum Gunung Merapi memiliki dua lantai yang masing-masing memiliki fungsi tersendiri. Di lantai dasar Anda akan menemukan beberapa ruangan dengan koleksi berbeda. Misalnya tema tentang gunung berapi dan manusianya, tema gunung berapi, tema diorama, tema bencana tsunami, dan lain sebagainya.

Saat memasuki museum Anda akan disambut oleh replika gunung berapi ini. Replika tersebut menggambarkan letusan Merapi yang terjadi setiap tahun. Tak hanya secara visual, replika ini juga hadir dengan efek suara menderu mirip gunung meletus.

Replika Gunung Merapi juga dilengkapi tiga tombol yang disesuaikan dengan tahun meletusnya gunung tersebut, seperti letusan 1969, 1994, dan 2006.

Jika Anda menekan salah satu tombol, Anda akan disuguhkan situasi letusan Gunung Merapi tergantung tahun terjadinya. Salinan ini juga menjelaskan sebaran wedus gembel atau awan panas dengan aliran lava pijar yang sama persis dengan kejadian aslinya.

Di ruangan lain yang masih berada di lantai yang sama, Anda akan menemukan berbagai peninggalan letusan, seperti puing-puing letusan gunung berapi, kumpulan berbagai foto yang diperoleh dari letusan yang terjadi di Gunung Merapi. Berbagai foto dokumenter dikumpulkan dari waktu ke waktu untuk memperingati letusan tersebut. Selain itu, ada batu Gunung Merapi yang dikumpulkan sejak tahun 1930.

Saat memasuki ruangan lain, pengunjung museum dapat menemukan berbagai instrumen yang digunakan untuk mengamati pegunungan. Beberapa instrumen tersebut antara lain radio, komputer, seismograf dan masih banyak instrumen lainnya. Tentu saja alat-alat tersebut sudah tidak digunakan lagi dan telah digantikan oleh alat-alat yang lebih modern.

Baca Juga  Goa Kidang Kencana, Goa Bersejarah di Kulon Progo yang Memiliki Sungai Didalam Tanah

Ruangan lainnya juga menampung berbagai koleksi benda letusan yang dibawa ke museum. Misalnya peralatan rumah tangga, batu, sepeda motor, dan barang lainnya yang rusak akibat erupsi Merapi.

➥ Tiket masuk Museum Sejarah Jawa di Yogyakarta.

Alamat dan rute menuju lokasi

Shutterstock Alamat Museum Gunung Merapi
Foto oleh MDV Edwards di Shutterstock

Secara administratif Museum Gunung Merapi terletak di DI Yogyakarta, Kabupaten Sleman, yakni di Desa Banteng, Kecamatan Pakem. Untuk sampai ke lokasi museum, Anda perlu menempuh jarak kurang lebih 25 km. Dari pusat kota Yogya Anda hanya memerlukan waktu sekitar 1 jam perjalanan.

Akses menuju lokasi Museum Merapi juga cukup mudah. Dari pusat Jogya bisa melalui jalan Kaliurang. Setelah berjalan kurang lebih 20 km, belok kiri dan ikuti rambu menuju objek wisata Kaliurang.

Nanti ketika sudah menemukan gerbang masuk ke kawasan wisata Kaliurang, Anda tinggal belok kanan dan sudah dekat dengan lokasi Museum Merapi.

Untuk mencapai lokasi museum, Anda dapat menggunakan kendaraan pribadi seperti sepeda motor, mobil, taksi dan kendaraan lainnya. Namun bagi Anda yang belum terlalu familiar dengan jalanan Yogyakarta, Anda juga bisa menyewa jasa tur yang tersebar di berbagai sudut kota.

Biaya masuk dan jam buka

Jam buka Museum Gunung Merapi: Selasa hingga Minggu pukul 08.00 hingga 16.00. Namun, pada hari Jumat museum hanya buka hingga pukul 14.00. Untuk masuk ke museum tentunya perlu membayar.

Anda tidak perlu khawatir karena harga tiketnya sangat terjangkau. Bagi wisatawan lokal harga tiketnya Rp 5.000. Sedangkan untuk wisatawan mancanegara, harga tiketnya dua kali lipat lebih mahal yakni 10.000 rupiah.

Kegiatan yang menarik

Acara di Museum Shutterstock di Gunung Merapi
Foto oleh MDV Edwards di Shutterstock

Ada banyak aktivitas yang bisa Anda lakukan saat mengunjungi museum ini. Beberapa kegiatan yang lebih menarik meliputi:

1. Menonton film pendek tentang Merapi.

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, museum cantik ini akan menampilkan film pendek tentang Gunung Merapi. Film bertajuk Mahaguru Merapi ini menampilkan dua sisi berbeda dari gunung teraktif di Indonesia ini. Anda dapat menontonnya di bioskop mini di lantai 2 museum.

Baca Juga  Air Terjun Grenjengan Kembar, Pesona Air Terjun di Tengah Panorama Hutan Pinus Magelang

Dengan menonton film tentang Gunung Merapi, Anda akan mengetahui lebih jauh tentang dua sisi dari letusan gunung berapi yang luar biasa ini. Dengan cara ini pemahaman Anda akan meningkat. Karena itulah museum ini sangat cocok dikunjungi bersama keluarga, sahabat atau sahabat.

2. Wisata edukasi

Tentunya selain wisata pemandangan yang menyegarkan, Anda juga akan mendapatkan edukasi yang sangat bermanfaat di sini. Anda bisa mengetahui lebih jauh tentang Gunung Merapi, seperti sejarah letusan dan foto-foto Gunung Merapi. Anda juga dapat mempelajari lebih lanjut tentang berbagai teknik yang dapat digunakan jika terjadi letusan gunung berapi.

Edukasi selanjutnya terkait sejarah, dimana Anda akan mempelajari sejarah letusan yang terjadi di Gunung Merapi. Gambaran besarnya Gunung Merapi yang meletus dan menghancurkan segala sesuatu di sekitarnya.

Fasilitas yang tersedia di kawasan wisata

Museum Shutterstock di Gunung Merapi
Foto oleh MDV Edwards di Shutterstock

Peluang yang diberikan Museum Gunung Merapi cukup lengkap dan memadai. Anda akan menemukan bahwa tempat parkir yang dimiliki oleh objek wisata tersebut sangatlah luas, sehingga Anda tidak perlu khawatir ketika harus mengendarai mobil menuju tempat tersebut. Selain itu, kompleks museum memiliki toilet umum dan kantin.

Dengan adanya ruang makan ini, ketika Anda mulai merasa lelah dan lapar, Anda bisa berhenti sejenak untuk menikmati makanan dan minuman Anda. Anda juga tidak perlu bingung untuk membeli oleh-oleh karena museum ini juga memiliki toko oleh-oleh bagi Anda yang ingin membawa pulang oleh-oleh dari kunjungan Anda.

Toko oleh-oleh ini menjual kaos mini dan pernak-pernik lainnya yang berhubungan dengan Gunung Merapi. Bagi yang ingin bermalam, di sekitar museum juga terdapat hotel yang nyaman dan murah.

Museum Merapi dikelola dengan sangat baik. Bahkan, tempat wisata ini telah direnovasi sehingga bisa lebih mempromosikan kegiatan pariwisata.

Kunjungan ke Museum Gunung Merapi memang sangat menarik. Oleh karena itu, bagi Anda yang sedang mencari wisata edukasi, berkunjung ke museum di Jogja ini sangat direkomendasikan.


databaru.my.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *