Museum Wayang Jakarta, Belajar Sejarah & Mengenal Dunia Pewayangan

Ide Wisata48 Dilihat


Jelajahi keajaiban budaya Indonesia di Museum Wayang Jakarta, tempat menarik untuk menelusuri sejarah dan mendalami dunia wayang lebih dalam melalui pertunjukan teater yang memukau.

Harga tiket: 3000 rupiah Indonesia, Jam kerja: 09.00-15.00 WIB, Alamat: Jl. Pintu Besar Utara No. 27 Penangsia, Kota Tua, Kech. Taman Sari, Jakarta Barat, DKI Jakarta; Map: Periksa lokasi

Jika memikirkan Jakarta, yang terlintas tentu saja adalah gedung tinggi berwarna putih bernama Monumen Nasional. Ibarat kota yang menyimpan berjuta kenangan masa lalu.

Namun, wisatawan sering kali melihat lebih jauh dari Monumen Nasional. Jakarta juga memiliki objek wisata sarat akan ilmu budaya yaitu Museum Wayang.

Museum ini dikenal sebagai salah satu tempat wisata favorit karena berbagai koleksi boneka yang disimpan di sini. Museum di Jakarta ini didirikan sebagai wadah pelestarian dan pengenalan dunia wayang di Indonesia. Bangunannya didesain dengan gaya klasik dan memiliki sejarah sejarah sehingga sangat cocok digunakan sebagai lembaga pendidikan.

Wisatawan yang datang berkunjung dapat menambah pengetahuannya melalui berbagai pertunjukan wayang golek yang dihadirkan di sini. Lokasinya yang klasik juga cocok untuk dijadikan inspirasi atau sekadar mengagumi kemegahan museum. Tak hanya itu, sejarah sejarah yang masih tersimpan di dalam bangunan museum juga menjadi salah satu daya tarik museum ini.

➥ Tiket masuk Museum Nasional Jakarta

Periklanan. Gulir untuk melanjutkan membaca.

Atraksi Museum Wayang

Shutterstock Atraksi di Museum Wayang Jakarta
Foto oleh TRAVELERSdaily di Shutterstock

Wisatawan yang berkunjung ke museum ini tidak hanya wisatawan dalam negeri namun juga berbagai tamu mancanegara yang berkunjung ke museum ini karena berbagai daya tarik yang dimilikinya. Oleh karena itu, tidak heran jika museum ini terkenal hingga ke luar negeri.

1. Mempunyai berbagai jenis wayang.

Tempat wisata bertema sejarah ini dulunya berfungsi sebagai sebuah gereja bernama De Oude Hollandsche Kerk. Gereja ini dibangun pada tahun 1640 dan kemudian berganti nama menjadi De Nieuwe Holladse Kerk pada tahun 1732.

Setelah itu, bangunan ini hancur akibat gempa tahun 1808. Kemudian dibangun kembali dan dibuka sebagai museum pada 13 Agustus 1975.

Museum Wayang menampilkan berbagai jenis wayang, baik wayang dari Indonesia maupun wayang dari luar negeri. Bahkan jika dijumlahkan dengan jumlah boneka yang tersedia di sini, Anda mendapatkan koleksi lebih dari 5000 boneka, luar biasa bukan?

Baca Juga  Kolam Alami Air Sanih, Pesona Pemandian Alami yang Super Jernih di Bali

Boneka-boneka yang dipajang di museum ini sangat menarik, seperti boneka bayangan Betawi yang legendaris.

Saat pengunjung memasuki museum, mereka langsung disambut oleh dua pasang boneka berukuran besar. Wayang tersebut adalah wayang golek Gatotkaca dan ratu primadonanya yang bernama Periva.

Museum megah ini tidak hanya memamerkan wayang tetapi juga beberapa koleksi gamelan dan lukisan wayang.

2. Teater boneka yang menakjubkan

Daya tarik selanjutnya dari museum ini adalah teater boneka. Berbeda dengan museum pada umumnya yang hanya menampilkan berbagai jenis peninggalan sejarah, museum ini juga menampilkan pertunjukan wayang yang tentunya bersifat mendidik. Kehadiran Teater Wayang di sini berpengaruh baik dalam menarik pengunjung.

Teater wayang yang dihadirkan di sini rutin dipentaskan oleh divisi pertunjukan museum. Padahal, wayang golek yang ditampilkan di sini dihadirkan untuk mengenalkan budaya dan seni wayang Indonesia kepada para delegasi dan atlet Asian Games 2018. Wah, kita orang Indonesia patut bangga dengan teater yang satu ini ya?

Selama Asian Games 2018, Museum Wayang memamerkan lebih dari sekedar Teater Wayang. Museum ini juga menyelenggarakan pameran boneka dalam dan luar negeri.

Beberapa boneka yang dipamerkan dari luar negeri berasal dari India, Malaysia, dan Kamboja. Ternyata selain boneka khas Indonesia, museum ini juga memamerkan boneka luar negeri.

3. Pertunjukan workshop wayang kulit

Di era milenial seperti sekarang, budaya tradisional khas suatu negara sangat perlu dilestarikan agar tidak punah seiring dengan perkembangan jaman.

Berbagai kebudayaan seperti batik, tari tradisional, ciri khas daerah dan kesenian wayang merupakan kekayaan negara kita yang perlu dilestarikan dari kemajuan zaman.

Berbagai upaya pun dilakukan untuk mempertahankan eksistensi budaya. Misalnya saja kegiatan sanggar seni wayang di museum megah ini.

Latihan ini menunjukkan cara membuat wayang secara bertahap yang tentunya sangat berguna untuk melestarikan kesenian wayang di negara kita tercinta, Indonesia.

Adanya sanggar wayang di sini juga dapat memberikan dampak baik bagi pengunjung yang datang untuk mencoba usaha wayang. Saat ini, bisnis adalah sesuatu yang terus-menerus dibicarakan.

Dengan menjajal bisnis wayang, kami juga secara langsung melestarikan kesenian wayang khas Indonesia untuk masyarakat umum.

Baca Juga  Pantai Ancol, Destinasi Wisata Favorit Bagi Warga Jakarta

➥ Tiket Museum Magic Art 3D di Jakarta

Alamat dan rute menuju lokasi

Shutterstock Alamat Museum Wayang Jakarta
Foto oleh Ola Blossom di Shutterstock

Museum Wayang Jakarta merupakan salah satu objek wisata bertema sejarah yang cukup populer di kalangan wisatawan, terbukti dengan pada tahun 2019 jumlah pengunjung museum ini sebanyak 341.805 orang.

Lokasi museum megah ini berjarak 7,5 km dari Monumen Nasional. Akses menuju tempat tersebut sangat mudah dan nyaman, mengingat letaknya yang berada di pusat ibukota.

Waktu tempuh yang dibutuhkan untuk mengunjungi objek wisata edukasi ini kurang lebih 30 menit dari Monumen Nasional. Namun saat tanggal merah atau liburan sekolah, akses menuju lokasi biasanya agak ramai.

Bahkan, karena tingginya volume pengunjung, museum ini menambah loket masuk untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung.

Pengunjung bisa memulai perjalanan dari Monumen Nasional hingga Jalan Merdeka Barat. Kemudian lanjutkan perjalanan ke Jalan Majapahit lalu ke Jalan Gajah Mada.

Setelah sampai di Jalan Gajah Mada, lanjutkan perjalanan ke Jalan Pintu Besar Selatan, lalu ke Jalan Pintu Besar Utara dan menuju Kota Tua hingga tiba di destinasi wisata.

➥ Cek hotel murah di Jakarta Barat

Biaya masuk dan jam buka

Seperti tempat wisata lainnya, Museum Wayang Jakarta yang bergaya klasik juga memungut biaya kepada wisatawan yang ingin mengunjunginya.

Tak perlu khawatir dengan biaya yang mahal karena harga masuk museum ini sangat terjangkau. Harga tiket masuknya berbeda-beda untuk setiap tingkatan umur.

Wisatawan yang berkunjung ke museum ini akan dikenakan tarif Rp 2.000 untuk pelajar. Sedangkan untuk pelajar, museum ini mengenakan biaya masuk sebesar Rp 3.000. dan untuk dewasa wisatawan harus menyiapkan tiket masuk senilai Rp 5.000. Mengingat uang jajannya, museum ini jadi favorit.

Bayangkan saja, dengan tiket masuk kurang dari Rp10.000, wisatawan bisa mendapatkan berbagai keuntungan dari museum ini. Mulai dari alat bantu pendidikan hingga hiburan.

Sangat direkomendasikan bagi wisatawan yang ingin menghabiskan liburan disini bersama keluarga tercinta. Ini dijamin menjadi liburan paling berkesan yang pernah ada.

Kegiatan yang menarik

Acara di Museum Boneka Shutterstock Jakarta
Foto oleh TRAVELERSdaily di Shutterstock

Menambah pendidikan dengan boneka yang berbeda

Tidak dapat dipungkiri lagi bahwa museum ini memiliki berbagai macam boneka yang sangat beragam. Bahkan jika dihitung jumlahnya bisa mencapai 5.500 buah wayang.

Baca Juga  Pantai Indrayanti Jogja: Harga Tiket Masuk, Lokasi, Sejarah dan Penginapan Terdekat Terbaru

Dengan banyaknya wayang, pengunjung dapat menikmati melihat berbagai jenis wayang yang dipamerkan dan juga memperluas pengetahuan dengan deskripsi dari masing-masing wayang.

Saya menonton teater boneka.

Teater boneka yang disajikan di museum ini secara berkala dihadirkan sebagai bagian pelaksana museum. Wisatawan bisa menyaksikan Teater Wayang yang tentunya tidak hanya membawa makna menghibur, namun juga mendidik.

Untuk pementasan Teater Wayang ini, pihak pengelola museum telah mengalokasikan area tersendiri yang dikenal bersih dan lapang.

Ikuti lokakarya boneka.

Museum Wayang banyak dikenal masyarakat sebagai museum indah yang menyimpan banyak hal menarik.

Misalnya saja sanggar wayang yang bisa diikuti pengunjung di sini. Dengan mengikuti workshop ini, pengunjung akan mendapatkan pengalaman membuat boneka yang pastinya akan berkesan.

Fasilitas yang tersedia di kawasan wisata

Museum Boneka Shutterstock di Jakarta
Foto oleh TRAVELERSdaily di Shutterstock

Letaknya yang berada di pusat kota Jakarta, khususnya Jakarta Barat, membuat fasilitas yang tersedia di tempat wisata bersejarah ini cukup lengkap. Selain menyediakan wisata yang sarat akan manfaat edukasi, museum ini juga memperhatikan fasilitas-fasilitas yang wajib dimiliki oleh sebuah museum ternama. Fasilitas yang lengkap di sini juga menjadi salah satu daya tarik pengunjung untuk mengunjunginya.

Museum Wayang buka setiap hari Selasa hingga Minggu mulai pukul 09.00 hingga 17.00 WIB dan menyediakan layanan umum dan penunjang seperti tempat wisata lainnya. Misalnya tempat parkir, toilet umum, dan Wi-Fi.

Meski nama museum biasanya identik dengan benda-benda kuno, namun museum ini memiliki Wi-Fi sebagai bukti bahwa museum ini tidak ketinggalan jaman.

Tidak hanya fasilitas umum saja, namun juga berbagai fasilitas menarik untuk memenuhi kebutuhan pengunjung. Sebagai toko oleh-oleh bagi pengunjung yang ingin membeli oleh-oleh.

Terdapat juga pusat dokumentasi yang dapat digunakan pengunjung sebagai spot berfoto. Pusat Dokumentasi juga sering digunakan oleh jurnalis untuk keperluan pemberitaan.

Berikut beberapa hal mengenai Museum Wayang Jakarta yang telah dirangkum di atas. Pembicaraan mengenai manfaat museum ini sepertinya tiada habisnya.

Melalui museum ini pelestarian seni wayang akan terus berlanjut. Kita warga Indonesia patut berbangga dengan keberadaan museum ini. Jadi, apakah Anda tertarik untuk mengunjunginya?


databaru.my.id