Pantai Bidara, Mengenal Pantai Sakral Dimana Sultan Hamengkubuwono IX Pernah Bertapa di Kulon Progo

Ide Wisata31 Dilihat


Kunjungi Pantai Bidara di Kulon Progo, tempat suci tempat Sultan Hamengkubuwono IX bertapa, dikelilingi ketenangan dan deretan pohon Bidara yang rindang.

Harga tiket: 5000 rupee Indonesia, Jam kerja: 06.00-18.00 WIB, Alamat: Jl. Pantai Bugel, Gumuk Varu, Bugel, Kecamatan. Panjatan, Kab. Liontin Progo, Inspektur Yogyakarta; Map: Periksa lokasi

Sederet pantai di selatan Jawa yang dikenal dengan mitos Ratu Laut Selatan ini menjadi destinasi wisata bahari yang digemari banyak orang. Pantai Bidara di Kulon Progo sedang dikembangkan sebagai kawasan wisata. Pantai yang bersebelahan dengan Pantai Bugel ini mulai dibuka untuk umum pada awal tahun 2021.

Kini menjadi kawasan wisata yang mulai digemari wisatawan dari berbagai daerah, baik lokal maupun mancanegara. Seperti pantai selatan lainnya, Bidara juga memiliki pemandangan indah dan ombak yang cukup besar. Lalu, apa saja hal seru yang bisa dilakukan di pantai? Mari kita lihat.

Tour Jogja 1 Hari: Candi Borobudur, Swargabhumi, Sungai Mudal dan Phule Payung

Objek Wisata Pantai Bidara

Objek Wisata Pantai Bidara
Foto oleh Kharza Arbakh di Google Maps

1. Banyak bunga teratai.

Di kawasan pantai Bidara banyak terdapat pohon bidara, itulah sebabnya nama pantai ini diambil dari nama tanaman tersebut. Pohon Bidara sendiri dipercaya mempunyai banyak manfaat di kalangan masyarakat Jawa. Menurut kepercayaan masyarakat setempat, bidara bisa menjadi tanaman pelindung dari ilmu gaib seperti ilmu hitam.

Hal ini disebutkan dalam primbon Jawa kuno, dimana bidara digunakan sebagai tanaman pelindung dari sihir. Sedangkan jika dilihat dari segi medis, tanaman bidara diketahui memiliki banyak khasiat yang dapat melindungi kulit dari kerusakan. Selain itu, banyaknya pepohonan membuat kawasan pantai menjadi sejuk di siang hari.

2. Tempat bersemedinya Sultan Hamengkubuwono IX.

Pantai Bidara merupakan pantai yang memiliki kedudukan sakral bagi masyarakat Yogyakarta. Pasalnya, pantai ini pernah digunakan oleh Sultan Hamengkubuwono IX sebagai tempat meditasi. Mungkin karena suasananya yang tenang dan damai, menjadikan pantai ini tempat yang cocok untuk bermeditasi.

Baca Juga  Sunrise Point Cukul, Spot Terbaik Menikmati Panorama Matahari Terbit di Bandung

Jadi bagi Anda yang ingin bersantai, mencari ketenangan dan melepaskan diri dari hiruk pikuk kota, pantai cantik ini adalah pilihan yang tepat. Apalagi jika Anda datang di luar musim liburan, pantai ini akan seperti pantai pribadi dengan suasana yang sangat santai.

Cek promosi hotel di Kulon Progo

3. Gerbang Jingqing

Saat memasuki pantai, Anda akan disambut oleh Gerbang Jingqing yang merupakan simbol dari pantai. Jingking sendiri merupakan salah satu jenis kepiting yang banyak ditemukan di wilayah pesisir pantai. Hewan ini dapat dengan mudah kita jumpai di sepanjang pantai selatan Yogyakarta.

Jadi melihat Gerbang Jingqing di Pantai Bidara Kulon Progo sungguh unik. Wisatawan biasanya menyempatkan diri untuk berfoto di depan gerbang ini karena bentuknya yang unik, seperti berada di bawah cakar kepiting raksasa.

4. Mempunyai garis khayal

Bukan hanya Pantai Parangkusumo di Bantul saja yang punya garis imajiner. Dipercaya juga bahwa terdapat garis khayal di Pantai Bidara yang jika ditarik garis lurus akan bertemu dengan patung Nyi Ageng Serang, Alun-Alun Tunggu, Stasiun Watts dan Puncak Suroloyo di ujung utara. Keunikan ini menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat lokal dan wisatawan.

Tour 1 Hari Jokja (Tumpeng Menorah, Kebun Teh Nglinggo dan lain-lain)

Alamat dan rute menuju lokasi

Alamat Pantai Bidara
Foto oleh Chandra Noor Seta di Google Maps

Pantai Bidara terletak di Jalan Pantai Bugel, Gumuk Waru, Bugel, Panjatan, Kabupaten Kulon Progo, DIY. Letaknya kurang lebih 200 meter dari Pantai Bugel yang dapat ditempuh dari pusat Kota Wait dalam waktu kurang lebih 15 menit.

Lokasinya cukup strategis dan mudah dijangkau oleh berbagai jenis kendaraan, meski tidak terlalu luas untuk kendaraan roda empat. Namun jalannya sudah beraspal dan mulus sehingga tidak akan menemui kesulitan. Jika Anda menemukan Gapura Jingqing, berarti Anda sudah memasuki pantai tersebut.

Baca Juga  Pantai Sadranan, Pantai Cantik Nan Eksotis di Gunung Kidul Jogja

Biaya masuk dan jam buka

Kini diperlukan tiket masuk untuk memasuki Pantai Bidara. Namun jangan khawatir, biaya masuknya sangat murah yaitu sekitar Rp. hanya 5000. Ditambah biaya parkir Rs. 3000 untuk sepeda motor dan Rs. 5000 per mobil. Tidak mahal, bukan?

Dengan jumlah nominal tersebut Anda bisa bermain di pantai sepanjang hari tanpa ada biaya tambahan. Kawasan pantai ini juga buka 24 jam sehari, sehingga Anda bisa mengunjunginya kapan saja. Namun disarankan untuk tiba antara pukul 06.00 hingga 18.00 WIB. Karena saat ini adalah waktu terbaik untuk menikmati keindahan pantai.

Kegiatan yang menarik

Aktivitas menarik di pantai Bidara
Foto Santee Barn di Google Maps

Pelajari proses pembuatan garam

Seperti pantai-pantai lain di pesisir selatan, Pantai Bidara mempunyai ombak yang cukup besar sehingga sebaiknya tidak berenang. Namun, bukan berarti tidak ada yang menarik di sini. Sebab pantai ini menjadi saksi masyarakat setempat yang dulunya berprofesi sebagai penghasil garam laut.

Hingga saat ini, Anda bisa belajar proses pembuatan garam dari warga pesisir. Masyarakat menggunakan sistem terowongan untuk menghasilkan garam. Tujuannya adalah menghasilkan produk garam yang berkualitas sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Melihat rumah konservasi anak harimau di sekitar Pantai Bidara.

Selain mempelajari proses pembuatan garam, Anda juga bisa melihat rumah konservasi ayam di Pantai Bidara. Program ini merupakan wujud visi Gubernur DIY “Among Thani Dagang Layar” yaitu memanfaatkan pembangunan kelautan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kulon Progo.

Piknik

Karena pantainya masih sepi dan suasananya sangat tenang, kawasan ini sangat cocok dijadikan tempat piknik. Anda bisa membentangkan kain Anda di atas pasir hitam pantai yang eksotis lalu duduk santai sambil menikmati keindahan laut yang mempesona di depan mata.

Baca Juga  Air Terjun Sipiso-Piso, Air Terjun Menawan Dekat Danau Toba

Berkemah

Jika Anda ingin menikmati keindahan matahari terbenam dan matahari terbit di Pantai Bidara, Anda juga bisa mendirikan tenda di kawasan pantai. Selain itu, pantainya yang cukup luas dan datar sehingga memudahkan pengunjung untuk mendirikan tenda atau menyalakan api. Yang penting jangan lupa mengumpulkan sisa-sisa api saat meninggalkan pantai.

Fasilitas yang tersedia di kawasan wisata

Fasilitas di Pantai Bidara
Foto oleh Ardi Rore di Google Maps

Pantai ini baru resmi dibuka sebagai objek wisata pada tahun 2021, sehingga fasilitasnya belum lengkap. Belum ada atraksi yang bisa dicoba pengunjung di lokasi ini. Meskipun demikian, ada cukup peluang untuk memenuhi kebutuhan perjalanan Anda.

Aksesnya mudah dan Anda dapat parkir dengan bebas di tempat yang telah ditentukan. Terdapat tempat cuci kaki, toilet, tempat bilas, dan musala, menjadikannya tempat yang menyenangkan untuk dijelajahi seluruh keluarga. Mungkin tidak banyak kios di sini, namun di akhir pekan Anda bisa menemukan banyak pedagang kaki lima.

Mereka menjual batagor, chilok, siomay dan berbagai jajanan lainnya. Beberapa warung juga menjual kuliner khas Kulon Progo seperti tempe benguk dan geblek. Jadi jangan sampai ketinggalan mencicipi kuliner khas ini, apalagi jika Anda seorang wisatawan dari luar Yogyakarta.

Masih tertarik dengan keindahan Pantai Bidara? Ayo segera datang dan kunjungi pantai indah ini. Keindahannya tidak hanya terletak pada pasir hitamnya yang eksotis atau birunya laut yang indah. Apalagi banyak hal menarik yang bisa kamu temukan di Pantai Bidara. Misalnya saja pelestarian generasi muda, pembelajaran membuat garam, dan kawasan yang dijadikan tempat ritual keluarga keraton.


databaru.my.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *