Pantai Watu Lumbung, Pesona Pantai Indah & Batu Karang Eksotis di Gunung Kidul

Ide Wisata57 Dilihat


Pantai Watu Lumbung merupakan pantai indah mempesona yang dikelilingi perbukitan hijau dan bebatuan karang yang eksotis di Gunung Kidul.

Harga tiket: 5000 rupee Indonesia, Jam kerja: 24 jam, Alamat: Kecamatan Balong. Girisubo, Kab. Gunung Kidul, Yogyakarta; Map: Periksa lokasi

Pantai Watu Lumbung merupakan salah satu destinasi wisata bahari di Gunung Kidul Yogyakarta. Disebut Watu Lumbung karena terdapat bebatuan karang yang menonjol dari permukaan laut. Batu yang agak besar ini bentuknya seperti gudang. Dalam bahasa Indonesia, “lumbung” pada zaman dahulu berarti tempat menyimpan barang.

Pantai karang eksotik ini tidak memiliki bagian berpasir seperti pantai pada umumnya. Wisatawan yang berkunjung tidak bisa menikmati bermain pasir atau berenang. Sebab ombaknya juga cukup besar.

Pantai ini biasanya dikunjungi oleh pengunjung yang hobi fotografi dan berwisata. Hal ini difasilitasi oleh batuan karang yang sangat eksotik. Selain batu raksasa yang disebut lumbung padi, ada juga batu-batuan yang tersebar di sekitar tepinya akibat letusan gunung berapi purba.

➥ Tiket ke teras kaca Pantai Nguluran Jogya

Objek Wisata Pantai Watu Lumbung

Shutterstock Daya Tarik Pantai Watu Lumbung
Foto oleh Tirtapervitasari di Shutterstock

1. Eksotisme dua batuan karang di permukaan laut

Saat Anda sampai di pantai ini, Anda akan melihat pemandangan unik yang berbeda dari pantai lainnya. Ya, pemandangan bebatuan karang di pinggir pantai. Termasuk 2 tebing di atas permukaan laut.

Periklanan. Gulir untuk melanjutkan membaca.

Batu besar yang pertama dinamakan Watu Lumbung. Tebing karang tersebut tampak semakin menjorok ke arah garis pantai, sekitar 50 meter di atas permukaan laut. Sedangkan di sebelahnya terdapat batu yang lebih kecil bernama Watu Semar. Namun ada juga wisatawan yang melihatnya sebagai naga.

2. Dikelilingi perbukitan hijau

Meski banyak terdapat bebatuan karang, baik besar maupun kecil, namun pengunjung tetap bisa menikmati pemandangan hijau yang sejuk.

Pasalnya, kawasan pantai ini dikelilingi perbukitan dengan tanaman hijau subur. Oleh karena itu, meski cuaca panas, Anda tetap bisa merasakan kesejukan di pantai ini.

➥ Hotel murah di Gunung Kidul

3. Ombak pantai memecah karang

Bebatuan di Pantai Watu Lumbung akan semakin terlihat jelas seiring dengan surutnya air laut. Sebaliknya, saat air pasang batu-batu tersebut akan terendam air laut.

Namun pantai ini punya nuansa eksotik lain, salah satunya adalah kesempatan menikmati pesona deburan ombak yang menghantam bebatuan. Sehingga memberikan sensasi cipratan yang sejuk. Cocok sebagai fotografi lanskap.

4. Tempat terbaik untuk foto

Kebanyakan pengunjung yang datang ke sini ingin berburu foto Instagram spot-spot karang menawan. Maka tak salah jika pantai ini juga disebut sebagai oase fotografi.

Baca Juga  Kebun Teh Wonosari, Objek Wisata Alam Hits & Sarana Edukasi di Malang

Apalagi saat matahari terbenam menjelang senja. Batuan karang yang terbentuk akibat letusan gunung berapi menciptakan siluet yang sangat menakjubkan. Oleh karena itu, banyak pasangan yang memilih tempat ini sebagai backdrop foto prewedding mereka.

5. Dekat Pantai Karang Bolong.

Masih menghadap bebatuan karang yang eksotik. Wisatawan yang berkunjung ke Pantai Watu Lumbung juga dapat menikmati pesona Pantai Karangbolong yang letaknya berada di dekatnya. Ini hanya membutuhkan jarak beberapa meter.

Dengan demikian, wisatawan bisa sekaligus mendapatkan dua pemandangan pantai sekaligus dan dalam arah perjalanan yang sama.

6. Anda diperbolehkan membawa makanan.

Mengingat kios yang jumlahnya tidak banyak, wisatawan yang datang ke pantai menawan ini diperbolehkan membawa perbekalan sendiri.

Selain itu, jalan menuju pantai ini sangat melelahkan. Dengan medan naik turun dan memakan waktu sekitar 30 menit. Oleh karena itu, pengunjung hendaknya menyiapkan perbekalan yang cukup. Termasuk setibanya di tempat tersebut Anda akan langsung bisa menikmati makanan yang dibawanya sambil mengagumi pesona pantai.

7. Harga tiket sangat terjangkau.

Berwisata untuk merasakan lingkungan yang nyaman, santai dan bahagia tidak harus mengeluarkan biaya yang mahal. Misalnya saja mengunjungi Pantai Watu Lumbung yang menawarkan pemandangan pantai yang menawan.

Pengunjung hanya perlu membayar tiket masuk yang sangat murah yakni sekitar sepuluh ribu saja. Dengan biaya tersebut, pengunjung juga bisa mengunjungi beberapa pantai yang ada di sekitarnya.

Diantaranya mengunjungi Pantai Jungwok dan Pantai Vediombo. Anda hanya membayar satu tiket masuk saja, namun Anda sudah bisa menikmati beberapa kenikmatan pantai lainnya. Tentu sangat istimewa bukan?

Selain bisa menikmati indahnya ciptaan Tuhan, Anda juga bisa mendapatkan refreshing. Menghilangkan kepenatan rutinitas sehari-hari akibat pekerjaan yang menumpuk. Kembalikan mood Anda sehingga Anda dapat kembali bekerja dan menjalani hari-hari seperti biasa.

➥ One Day Tour ke Yogya : Pantai Timang, Pantai Indrayanti dan Pantai Drini

Alamat dan rute menuju lokasi

Alamat pantai Shutterstock Watu Lumbung
Foto oleh Tirtapervitasari di Shutterstock

Pantai Watu Lumbung terletak di Gunung Kidul, salah satu kawasan Yogyakarta dengan sejumlah pantainya yang indah. Pantai indah ini terletak persis di kawasan Girisubo, di desa Balong.

Dari pusat kota Yogyakarta jaraknya sekitar 83 kilometer. Jarak yang cukup jauh. Namun masih bisa ditempuh dalam waktu 2 jam 30 menit dengan mobil pribadi. Baik sepeda motor maupun kendaraan roda empat.

Jika pengunjung berangkat dari Yogyakarta, menuju ke timur melewati Jalan KH. Ahmad Dahlan. Lanjutkan perjalanan menuju Panembahan Senopati 9. Begitu sampai di pertigaan tersebut, Anda bisa berbelok ke selatan melalui Jalan Brigjen Katamso.

Baca Juga  HeHa Sky View, Destinasi Wisata Unik di Gunung Kidul Jogja

Ambil arah menuju Jalan Kolonel Sugiyono. Lalu pergi ke Jl. Sisingamaraja dan J.l. Imogiri Barat. Lanjutkan perjalanan Anda hingga mencapai Jl. Siluk Pangang akan berangkat ke Wonosari. Sampai Anda mencapai pertigaan jalan. Dari Pantai Girisubo Selatan Anda akan menemukan rute menuju Pantai Vediombo. Jalan lurus terus hingga sampai di kawasan Watu Lumbung.

Biaya masuk dan jam buka

Biaya yang dikeluarkan oleh setiap wisatawan yang berkunjung ke Pantai Watu Lumbung sangatlah murah. Anda hanya perlu membayar HTM Rp 5000 per orang. Tarif parkir kendaraan bermotor sebesar Rp 2.000 dan tarif parkir roda empat sebesar Rp 3.000 per unit.

Wisatawan bisa mengunjunginya setiap hari karena tidak ada hari tutup/hari libur khusus. Begitu pula jam buka di pantai ini adalah 24 jam.

Jika ingin mencari suasana yang lebih santai, sebaiknya hindari mengunjungi tempat ini saat musim liburan. Meski membutuhkan tenaga ekstra untuk mencapai tempat ini, namun banyak wisatawan dari berbagai daerah yang tertarik dengan keindahannya.

Kegiatan yang menarik

Shutterstock Aktivitas Pantai Watu Lumbung
Foto oleh Nugroho Apriadi di Shutterstock

Berfoto di lokasi Batu Karang.

Sebelum Anda memutuskan untuk bersantai di pantai eksotis ini, sebaiknya persiapkan kamera terbaik. Setiap sudut pantai dengan bebatuan karangnya yang menawan layak dijadikan spot foto.

Ini seperti studio alami yang menghadirkan kualitas kamera luar biasa. Bahkan bisa digunakan untuk mengiklankan keberadaan pantai tersebut jika diunggah ke media sosial. Sehingga wisatawan lebih mengetahui pesona Pantai Watu Lumbung.

Nikmati pemandangan pantai

Perjalanan yang cukup panjang dan melelahkan, namun nampaknya terbayar dengan keindahan pantainya. Hamparan bebatuan hitam yang terjal dan eksotis merupakan landmark yang patut segera diabadikan.

Ditambah lagi dengan deburan ombak yang menghantam bebatuan. Angin pantai yang romantis. Seolah ini membuat jiwaku semakin damai dan tenang. Saya ingin berlama-lama di pantai yang mempesona ini.

Memanjat batu

Bagi anda yang ingin melihat panorama alam pantai luas dari atas, anda bisa langsung menaiki tebing dari Pantai Watu Lumbung. Dari batu karang ini Anda bisa melihat hamparan pantai hingga puas.

Termasuk mengambil foto dengan gaya berbeda. Bahkan ada spot khusus seperti ujung perahu yang bisa dijadikan backdrop fotografi. Dengan tangan terulur, Anda bisa merasakan kesegaran dan keindahan pantai yang sulit digambarkan.

Mendirikan tenda kemah

Para pecinta camping biasanya ingin menikmati sensasi berkemah di pinggir pantai. Rasakan kesejukan malam, dengarkan suara deburan ombak dengan jelas dan sambut pagi hari dengan senyum cerah khas Pantai Watu Lumbung.

Oleh karena itu, masyarakat sering kali mendirikan tenda di atas bukit. Tempat berkemah yang lebih aman karena jauh dari ombak yang cukup besar pada malam hari.

Baca Juga  Intip Pesona Pantai Elyora, Pantai Pasir Putih yang Menakjubkan di Batam

Piknik di Pantai Watu Lumbung

Suasana piknik tidak harus identik dengan suasana di tempat datar, seperti hutan atau taman. Namun pengunjung juga bisa berpiknik di pantai mempesona ini.

Wisatawan biasanya melakukan ini di tempat perkemahan. Selain aman dari ombak yang datang tiba-tiba, pemandangan dari atas bukit pun semakin mempesona. Apalagi jika ditambah dengan bekal kuliner yang dibawanya. Tentu saja suasana akan menjadi lebih seru dan seru.

Penangkapan ikan

Banyaknya bebatuan di tempat wisata ini sungguh memberikan nuansa eksotis. Bahkan pecinta memancing pun bisa memasang kail. Menunggu ikan khas Watu Lumbung terpancing sambil duduk di atas bebatuan.

Pemancing biasanya menangkap ikan kakap. Ikan ini dapat ditemukan di antara celah-celah batu karang.

Menyaksikan matahari terbenam yang indah

Ternyata pantai eksotik ini juga menyuguhkan pemandangan matahari terbenam yang tak kalah menakjubkannya dengan pantai-pantai populer di sekitarnya. Pengunjung bisa menikmatinya saat senja. Untuk menikmati matahari terbenam secara maksimal, sebaiknya Anda berkemah di waktu yang bersamaan.

Pasalnya jalur dari pantai menuju tempat parkir cukup panjang dan ekstrim. Jika melewatinya pada malam hari dengan pencahayaan yang kurang, dikhawatirkan akan terjadi hal yang tidak diinginkan. Apalagi jika tubuh Anda sangat lelah setelah berolahraga di pantai.

Fasilitas yang tersedia di kawasan wisata

Shutterstock Fasilitas Pantai Watu Lumbung
Foto oleh Fadli Suandi di Shutterstock

1. Parkir

Meski akses ke pantai ini cukup berat, namun lahan parkir yang tersedia cukup luas. Dapat menampung beberapa kendaraan bermotor atau mobil wisata.

2. Gangguan

Keindahan pantai yang masih sedikit diketahui wisatawan ini, masih menyediakan infrastruktur yang cukup lengkap. Ibaratnya ada warung di pinggir pantai. Dengan cara ini, wisatawan yang berkunjung dapat membeli minuman, makanan, atau kebutuhan pokok lainnya.

3. Toilet

Toilet di pantai ini masih terawat dengan baik. Anda bisa menggunakannya untuk ke toilet atau berganti pakaian.

4. Berkemah

Meski peminat berkemah belum banyak, namun tempat berkemah tetap tersedia. Biasanya pada momen-momen spesial Anda akan melihat beberapa tenda berdiri di tempat ini.

Demikianlah informasi singkat mengenai Pantai Watu Lumbung yang dapat dijadikan referensi kunjungan Anda. Jika Anda ingin bersantai di pantai sejuk ini, waktu terbaik untuk memulai perjalanan adalah di pagi hari. Hal ini dilakukan untuk menghindari panasnya sinar matahari. Ingatlah bahwa Anda harus berjalan kaki cukup lama untuk sampai ke pantai.


databaru.my.id