Tjong A Fie Mansion, Destinasi Wisata Sejarah Favorit di Kota Medan

Ide Wisata25 Dilihat


Harga tiket: Rp35.000, Jam kerja: 09.00–17.00 WIB, Alamat: Jl. Jandral Ahmad Jani No.105, Kesavan, Kech. Medan Barat, Kota Medan, Sumatera Utara; Map: Periksa lokasi

Chong Ah Fee Mansion atau dikenal juga dengan nama Chong Ah Fee House merupakan salah satu tempat wisata bersejarah di Medan. Sesuai dengan namanya, objek wisata Medan ini merupakan sebuah bangunan perumahan.

Namun tentunya ini bukan sekedar rumah saja, karena dibangun di atas lahan seluas 8.000 meter persegi dan memiliki banyak ruangan di dalamnya.

Tentunya kita semua paham bahwa tidak harus mengunjungi tempat wisata alam atau objek wisata untuk mengisi liburan. Penting juga untuk mengetahui nilai sejarah tempat tersebut.

Terlebih lagi, Indonesia memiliki kekayaan sejarah baik yang berkaitan dengan perjuangan nasional maupun seseorang yang mempunyai pengaruh penting dalam masyarakat.

Banyak sekali bangunan tua yang ada di negara kita, salah satunya di Medan. Ada yang terbengkalai dan tidak terurus, ada pula yang dikelola dengan baik bahkan dijadikan tujuan wisata. Namun kali ini kita akan membahas tentang bangunan yang dirawat dengan baik untuk tujuan pembelajaran sejarah.

Sejarah Rumah Chong Ah Fie

Sejarah Rumah Chong Ah Fee
Foto Datuk Kalu di Google Maps

Chong Ah Phie Mansion sebenarnya merupakan kediaman seorang warga negara Tiongkok bernama asli Tiong Phung Nam.

Periklanan. Gulir untuk melanjutkan membaca.

Rumah ini dibangun pada tahun 1895 dan selesai dibangun 5 tahun kemudian yaitu pada tahun 1900. Tujuan dibangunnya kediaman ini adalah sebagai hadiah kepada istri tercinta yang saat itu ditinggali bersama anak-anaknya.

Tiong Phung Nam awalnya adalah seorang pria biasa dari daratan Tiongkok yang putus sekolah karena kondisi ekonomi yang buruk. Sebagai seorang anak, dia membantu orang tuanya menjual toko kelontong kecil.

Dengan tekad yang kuat dan keyakinan penuh, ia akhirnya memberanikan diri untuk merantau ke negara lain untuk mengadu nasib di usia 18 tahun.

Saat itu, Chong Ah Phie mengikuti jejak kakak laki-lakinya yang sebelumnya berimigrasi. Ia sampai di suatu tempat bernama Labuhan Delhi, Sumatera Utara.

Awal karirnya dimulai dengan bekerja di salah satu perkebunan milik Kesultanan Delhi. Karena kerja keras dan kejujurannya, ia akhirnya diangkat menjadi wali.

Sembari bekerja, pria yang hidup pada tahun 1860 hingga 1921 ini akhirnya perlahan membuka perkebunan sendiri. Dengan kecerdasan dan pemahamannya terhadap dunia jual beli, Tiong Ah Phi akhirnya berhasil mengembangkan usahanya di segala sektor. Tak hanya perkebunan, ia bahkan memiliki usaha di bidang perbankan dan perkeretaapian.

Baca Juga  Pantai Pasir Dua, Pantai Pasir Putih dengan Panorama Pegunungan yang Memukau di Jayapura

Tjong A Fie Mansion masih berdiri hingga saat ini dan tercatat sebagai cagar budaya bukan hanya karena nilai sejarahnya, namun juga karena pendirinya yang terkenal dengan kemurahan hati dan kecintaannya membantu sesama. Bahkan, untuk keperluan tertentu, ia kerap menjadi mediator ketika timbul permasalahan antar suku di Medan.

Atraksi Rumah Chong Ah Fee

Bangunan terkenal Rumah Chong Ah Fee
Foto oleh Joshua Jebaraj di Google Maps

Objek wisata sejarah ini bisa disebut sebagai museum, namun bukan secara nasional, melainkan museum swasta. Ada banyak alasan untuk berkunjung, anggap saja sebagai daya tarik. Sebelum berkunjung, ada baiknya kita melihat dulu beberapa keistimewaan Tjong A Fie Mansion berikut ini!

Gaya arsitektur

Bangunan di atas tanah seluas 8 hektar ini memadukan tiga gaya arsitektur: Cina, Melayu, dan Eropa. Bangunan bersejarah ini memiliki 35 kamar tidur besar di kawasan ini. Ruangan terbuka mempunyai kekhasan tersendiri, sesuai dengan prinsip Feng Shui.

Bangunan depan didesain dengan gaya Cina dan dihiasi ornamen. Terdapat tiga ruangan khusus untuk tamu yang berkunjung.

Ruang pertama didekorasi dengan gaya Melayu khusus untuk menerima pejabat yang datang saat itu. Kamar tamu kedua bergaya Eropa dengan gaya kolonial. Sedangkan ruangan terakhir didesain dengan gaya Cina khusus untuk menyambut tamu keluarga.

Berbagai barang antik

Daya tarik Tjong A Fie Mansion selanjutnya adalah koleksi barang-barang antik yang masih dalam kondisi baik. Bukan barang antik warisan desa, melainkan pusaka pribadi penghuni rumah. Dari pintu masuk pertama ke dalam rumah, pengunjung akan disambut dengan perabotan makan kayu yang unik.

Di sisi lain, terdapat makan siang yang menghibur dengan peralatan makan yang ditata rapi seolah menyambut kedatangan wisatawan.

Gelas, piring, dan teko keramik tampil unik dengan ukiran khas Tiongkok. Salah satu kamar pribadi masih berisi pakaian istri Tiong Phung Nam yang masih dalam kondisi baik.

Foto perjalanan hidup

Ternyata Rumah Tjong A Fie tidak hanya menyimpan barang-barang antik, tapi juga koleksi foto-foto pribadi perjalanan hidupnya. Hampir setiap sudut ruangan dipenuhi koleksi foto-foto lawas. Anda bisa melihat perjalanan hidupnya saat ia memulai bisnis dan membangun keluarga bahagia.

Tak hanya itu, ada juga kumpulan foto kota Medan dan perkembangannya yang terlihat jelas. Meski foto-fotonya saat itu belum sebagus sekarang, namun tetap memuat sejarah panjang perjalanan hidupnya selama berkarier. Ada juga beberapa foto bersama keluarga tercinta, termasuk sang istri.

Baca Juga  Megahnya Masjid Tiban di Malang, Dibangun Tanpa Arahan Arsitek

Alamat dan rute menuju lokasi

Alamat Rumah Tjong A Fie
Foto oleh Tjunggu Tiermina di Google Maps

Alamat lengkap Tjong A Fie Mansion adalah Jalan Ahmad Yani di Kesavan, Medan, Sumatera Utara. Tidak sulit menemukannya karena dekat dengan perkotaan.

Terlebih lagi, kini sudah banyak rambu yang bisa memandu Anda hingga tiba di tempat tujuan. Jika Anda masih ragu, khususnya terkait warga Medan di luar Medan, gunakanlah Google Maps.

Gunakan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Medan sebagai rujukan utama Anda. Tiptop Restaurant juga bisa Anda jadikan landmark karena lokasi tempat wisata bersejarah ini berada di dekat tempat ini. Jarak dari pusat kota Medan tidak terlalu jauh, perjalanan dengan kendaraan bermotor akan memakan waktu tidak lebih dari 1 jam.

Biaya masuk dan jam buka

Tjong A Fie Mansion resmi dibuka sebagai objek wisata dalam rangka merayakan hari jadinya yang ke-150. Sama halnya dengan tempat wisata, harga tiket tentu saja menjadi syarat masuknya. Dikenakan biaya masuk sebesar Rs 35.000 untuk pengunjung umum atau dewasa dan Rs 20.000 untuk pelajar.

Harga di atas belum termasuk pendampingan guide atau pemandu saat mengunjungi seluruh ruangan rumah lama. Tidak ada kewajiban dalam hal ini, jadi Anda dapat menyewa pemandu atau bebas berkeliaran di setiap ruangan sendirian. Jam buka: mulai pukul 09.00 hingga 17.00 waktu setempat.

Kegiatan yang menarik

Acara di Rumah Tjong A Fie
Foto oleh Vincentius Christian di Google Maps

Ada kalanya kita kebingungan saat berwisata ke museum di Medan dalam hal aktivitas, apalagi jika tujuan wisatanya adalah Thiong Ah Fie Mansion yang merupakan sebuah rumah tua.

Sebenarnya ada banyak hal menyenangkan yang bisa kamu lakukan yang mungkin tidak terpikirkan olehmu, seperti aktivitas berikut ini!

1. Jelajahi Rumah Chong Ah Fee.

Hal pertama yang harus dilakukan tentunya adalah meneliti rumah bersejarah tersebut. Mengingat ukurannya yang sangat besar, kegiatan ini pasti tidak akan membosankan. Apalagi terdapat banyak ruangan dengan keunikan tersendiri. Setiap ruangan memiliki fungsi yang berbeda dan perabotan antik yang berbeda.

Namun, ada beberapa ruangan yang tidak bisa dimasuki, dan tidak apa-apa. Pasalnya Tjong A Fie Mansion tidak hanya menjadi museum pribadi, tapi juga menjadi tempat tinggal keturunan saudagar kaya raya asal Tiongkok ini.

Baca Juga  Pantai Sadeng, Menikmati Panorama Indah Sembari Kulineran di Gunung Kidul

Saat melakukan tugas ini, ada baiknya Anda menyewa pemandu agar Anda bisa lebih memahami setiap interior dan furnitur yang dipajang.

2. Sejarah penelitian

Sangat sedikit orang yang mau belajar sejarah karena dianggap membosankan. Apalagi sejarah membutuhkan ingatan, dan ada sesuatu yang perlu diingat. Namun, ketika belajar sejarah dengan benar-benar mengunjungi situs bersejarah yang dimaksud, aktivitasnya tentu menjadi lebih menarik.

Banyak pengunjung yang datang dari kalangan pelajar dengan tujuan untuk belajar. Kebanyakan dari mereka datang bersama rombongan sekolah atau menghadiri acara atas nama mereka sendiri. Belajar sejarah menjadi lebih menyenangkan jika memiliki pemandu baik itu guru maupun yang disediakan oleh objek wisata yang bersangkutan.

3. Pelajari bisnisnya

Pemilik Tjong A Fie Mansion ini merupakan seorang pengusaha sukses di segala bidang. Tidak menutup kemungkinan keturunannya akan memiliki ilmu bisnis yang baik untuk masa depannya.

Cara mengelola dan mengembangkan bisnis dari awal bisa Anda pelajari kepada penghuni rumah saat ini, yakni keturunan Tiong Phung Nam.

4. Berburu spot foto

Keunikan setiap barang yang menghiasi setiap ruangan memang layak untuk diabadikan. Anda dapat mengambil foto ruangan atau objek tertentu. Silakan gunakan objek ini sebagai background foto selfie anda. Anda juga bisa mengambil foto-foto dengan fokus memotret barang-barang antik yang berjejer rapi di setiap ruangan.

Fasilitas yang tersedia di kawasan wisata

Fasilitas di Tjong A Fie Mansion
Foto oleh Ika Pravesti Wulandari di Google Maps

Fasilitas di Tjong A Fie Mansion tidak terlalu banyak, namun cukup untuk membuatnya layak untuk dikunjungi. Silakan gunakan tempat parkir yang disediakan untuk memarkir kendaraan Anda. Terdapat toilet khusus untuk tamu atau wisatawan yang berkunjung;

Tempat wisata di Medan ini juga menyediakan panduan bagi pengunjung yang ingin mengetahui lebih jauh tentang sejarah dan detail antik tempat tersebut. Tidak ada musala di sini, namun Anda bisa memanfaatkan masjid yang letaknya dekat dengan tempat ibadah jika waktunya tiba.

Berikut beberapa hal yang perlu Anda ketahui tentang Tjong A Fie Mansion sebelum Anda datang ke sini. Kami berharap rangkuman di atas dapat membantu Anda mendapatkan beberapa referensi dan memberikan beberapa bahan untuk Anda pertimbangkan. Tidak ada salahnya mempelajari sejarah jika Anda pernah berkunjung.


databaru.my.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *